Rekomendasi

Ingatkan KPK RI, Begini Kata Amin Rais

Minggu, 09 Juli 2017 : 19.43
SUKOHARJO - Tokoh reformasi, Amien Rais mengingatkan lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI agar dalam bekerja lebih berani mengusut kasus-kasus besar yang nilai kerugian negara mencapai miliaran rupiah.

Dalam sebuah kesempatan bertemu dengan awak media, Minggu (9/7/2017), usai menyampaikan orasi kebangsaan di gedung Siti Walidah, kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang berada di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Amien mengatakan, saat ini KPK yang katanya disebut lembaga super kuat atau super body itu justru berkebalikan.

Dimata mantan Ketua MPR RI periode 1999-2004 ini, lembaga anti rusuh periode sekarang, adalah lembaga yang super lemah.

Kasus-kasus besar yang jelas nampak di depan mata seperti, kasus tanah Sumber Waras, Reklamasi teluk Jakarta, Pelindo tak juga di sentuh untuk diusut tuntas. Lima komisioner KPK yang sekarang dinilai Amien menjadi biang melemahnya KPK.

"Sekarang ini, Operasi Tangkap Tangan (OTT) kecil-kecil, nilainya hanya berkisar 10 juta hingga 40 juta dengan disertai penyegelan, seolah-olah sudah jadi pahlawan. Ini sudah melanggar pasal 11 undang-undang tentang KPK itu sendiri. Mestinya yang dikejar itu kasus-kasus besar yang nilainya diatas 1 miliar. Inilah yang harus dibenahi," tandasnya.

Amien pun menyatakan, dirinya setuju lembaga KPK tetap dipertahankan namun dengan syarat harus ada pembenahan. "Harus direkonstruksi ulang, ibaratnya harus turun mesin," ujarnya.

Terakhir, Amien menghimbau kepada semua elemen masyarakat, terkait pro-kontra tentang lembaga KPK, agar tidak saling mengerahkan massa dalam menunjukan dukungannya.

"Tidak perlu artis-artis didatangkan untuk membela KPK, Kemudian dosen-dosen hukum tata negara di mobilisasi. Ini menurut saya malah menunjukan semacam ketakutan. Kalau memang tak ada yang disembunyikan tak perlu takut. Hadapi saja," tukasnya. (Sapto/dwi)

Video Viral

Keseruan Saat AHY Putra SBY Disuguhi Martabak Oleh Gibran

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners