Rekomendasi

Jokowi Intruksikan Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Dijaga

Selasa, 25 Juli 2017 : 22.29
Presiden Jokowi (foto:Setkab.go.id)
JAKARTA - Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, semua harus terus dijaga dan dikalkulasi dengan baik. Hal ini mengingat berkenaan langsung dengan biaya hidup masyarakat, terutama kaum miskin.

"Karena kenaikan harga kebutuhan pokok akan meningkatkan biaya hidup masyarakat dan garis kemiskinan sebuah negara," terang Jokowi dalam sambutannya saat memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Menurut Jokowi, itu membuat kenaikan pendapatan penduduk miskin kita, baik petani maupun buruh bangunan menjadi kurang berarti. Selain itu, Jokowi juga meminta agar program-program pemerintah dapat menjangkau 40 persen lapisan masyarakat terbawah.

"Sehingga program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pendapatan dan daya beli mayoritas rumah tangga miskin yang bekerja di berbagai sektor. Utamanya sektor pertanian yang mendapatkan alokasi subsidi dari pemerintah dalam tiga tahun terakhir," terang Jokowi.

Presiden menghendaki program subsidi yang dialokasikan dari Kementerian Pertanian bisa tepat sasaran serta mampu menaikkan nilai tukar petani.

"Kita telah mengalokasikan dana desa tiga tahun yang lalu Rp 20 triliun, tahun yang lalu Rp 47 triliun, dan tahun ini Rp 60 triliun. Ini juga harus berdampak dalam menyejahterakan masyarakat yang kurang mampu," ungkap Jokowi.

Presiden memerintahkan jajarannya untuk melakukan inovasi terkait penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. Mulai dari Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, Program Keluarga Harapan, hingga Kartu Keluarga Sejahtera. (hus/aba)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners