Rekomendasi

Mendagri Tjahyo Kumolo: UU Pemilu Tetap Sah

Sabtu, 22 Juli 2017 : 17.16
Mendagri Tjahyo Kumolo (foto: Iwan Iswanda/hariankota)
KARANGANYAR - Menteri dalam negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo menilai proses pengesahan Rancanagan Undang-Undang (RUU) pemilu yang dilaksanakan dalam rapat paripurna DPR RI berjalan cukup demokratis.

Jika ada pihak yang mengatakan tidak konstitusional, maka diserahkan sepenuhnya kepada Mahkamah Konstitusional (MK). Hal tersebut dikatakan Mendagri usai mengahadiri pernikahan putera mantan wakil bupati Karanganyar, Paryono, di gedung wanita, Jumat (21/7/2017) malam.

"Saya apresisi proses pengesahan RUU pemilu menjadi UU yang digelar dalam rapat paripurna DPR RI.Saya pikir, proses berjalan cukup demokratis dengan segala dinamika yang ada. Dengan pengesahan ini, maka UU Pemilu sah diberlakukan," kata Mendagri.

Menurut Mendagri, UU yang disahkan ini, untuk partai politik yang akan bertaung dalam pesta demokrasi yang akan digelar pada tahun 2019 mendatang. Jika memang nantinya ada anggota DPR yang merasa tidak puas, lanjutnya, maka dipersilahkan melakukan uji materil ke MK.

"Secara kelembagaan, UU ini sah.Jika memang ada elemen masyarakat atau anggota parlemen yang merasa tidak puas, silahkan saja di uji di MK," jelasnya.

Mendagri juga mengaku telah melaporkan hasil rapat paripurna ini kepada presiden Joko Widodo. Menurut Mendagri, presiden tetap menginstruksikan, UU ini tetap sah dan harus dijalankan.

"Saya sudah melapor kepada bapak presiden. UU ini tetap sah dan diberlakukan," tandasnya.

Disisi lain, mantan ketua MPR, Amin Rais, dalam acara pelepasan jamaah haji di PKU Muhammadiyah, Jumat (21/7/2017) malam, mengaku tidak habis pikir dengan proses pengesahan RUU Pemilu menjadi UU dalam rapat paripurna DPR RI.

Menurutnya, ada pihak-pihak yang tidak ingin berbagi kekuasaan. "Dalam proses ini, ada pihak-pihak yang mengangkangi kekuasaan dan idak ingin beragi dengan yang lain," tukasnya. (Isw/fer)

Video Viral

Keseruan Saat AHY Putra SBY Disuguhi Martabak Oleh Gibran

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners