Rekomendasi

Pemindahan Ibu Kota, HNW Jangan Bikin Gaduh

Senin, 10 Juli 2017 : 09.00
YOGYAKARTA - Pemerintah era kepemimpinan Presiden Joko Widodo saat ini mewacanakan pemindahan Ibu Kota Jakarta ke tempat lain. Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyampaikan pemindahan Ibu Kota bukan isu baru.

"Dulu saat SBY (Susilo Bambang Yudhoyono, red), Pak Harto era orde baru dan bahkan Pak Karno juga mewacanakan pemindahan Ibu Kota Jakarta, tapi tidak terealisir," katanya saat bertemu wartawan sebelum menghadiri Halal Bi Halal DPW PKS DIY.

Politisi PKS ini mempertanyakan apakah era kepemimpinan saat ini bisa merealisasikan pemindahan Ibu Kota Jakarta ke tempat lain. Dia justru meminta pemerintah untuk memenuhi janji-janji saat kampanye Pilprea 2014 lalu.

"Janji-janji Jokowi-JK tidak ada pemindahan Ibu Kota. Padahal, banyak janji-janji saat kampanye belum direalisasikan, meskinya itu yang menjadi prioritas," katanya.

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini melihat perlu ada kajian yang komperhensif mengenai pemindahan ibu kota. Setelah melakukan kajian, baru disampaikan ke publik. "Baru dikaji sudah disampaikan ke publik, opinis seperti ini jangan membuat gaduh," katanya.

Persiapan dan kesiapan tempat baru, kata dia, juga harus diperhatikan. Jangan sampai, saat wacana itu muncul, daerah yang akan dijadikan ibu kota pemerintahan tidak mengetahui.

"Sebaiknya pemerintah prioritaskan dulu janji saat kampanye, banyak janji yang belum terealisir. Pemindahan Ibu Kota ini tidak ada dalam janji-janji saat kampanye," katanya.

Dalam catatan sejarah, pernah Ibu Kota Pemerintahan di pindah ke Yogyakarta tahun 1946 karena situasi keamanan yang mencekam. Tak berjalan lama, tahun 1949 Ibu Kota kembali ke Jakarta setelah kondisi keamanan lebih baik. (dab/rahayu)

Video Viral

Keseruan Saat AHY Putra SBY Disuguhi Martabak Oleh Gibran

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners