Rekomendasi

Polisi Gulung 8 Tersangka Narkoba di 3 Lokasi Berbeda

Selasa, 25 Juli 2017 : 17.04
SUKOHARJO - Kepolisian Resort Sukoharjo melalui Satuan Narkoba berhasil mengungkap peredaran narkoba dengan menangkap 8 tersangka penyalahguna narkotika golongan 1 jenis sabu di tiga tempat berbeda dalam waktu yang berdekatan.

Dalam rilis gelar tersangka di Mapolres setempat, Selasa (25/7/2017), delapan tersangka tersebut yakni, inisial PY (36) warga Kampung Singopuran, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo Sukoharjo.

Dia ditangkap 17 Juni 2017 lalu, di jalan perkampungan Dukuh Gunung Kunci, Kelurahan Kartasura, Kecamatan Kartasura sekira pukul 21.00 WIB.

Saat itu, tersangka yang sudah di amati petugas ini, tertangkap basah sedang bertransaksi narkoba jenis sabu yang disembunyikan pada pot tanaman. Dari tangan PY petugas mendapatkan barang bukti, 1 paket sabu yang dilakban warna coklat, 1 kartu ATM, 1 telepon genggam dan 1 unit sepeda motor bernopol AD 6273 IO.

Selanjutnya, tersangka inisial DP (26) warga Kampung Wirodigdan, Sukoharjo, CVW (33) warga Carangan, Baluwarti, Kecamatam Pasar Kliwon, Solo, FFHWS (24) warga Dukuh Ngenden, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, ALL (33) warga Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar kliwon, Solo dan ADNH (22) warga Tegal Mulyo, Desa Pabelan, Kecamatan Kartasura.

Kelima tersangka digerebek saat pesta sabu di wilayah Tegal Mulyo, Desa Pabelan, Kecamatan Kartasura, Rabu 5 Juli 2017 sekira pukul 14.00 WIB berdasarkan informasi dari masyarakat.

Dari penggrebekan itu, turut disita 3 alat hisap berupa bong, 1 sedotan plastik, 1 korek api gas yang telah dimodifikasi, 2 plastik klip berisi sabu, 1 Kartu ATM, 1 lembar slip bukti pembelian sabu tertulis senilai Rp 850 ribu, 1 telepon genggam dan 1 unit sepeda motor AD 3459 ZO berikut STNKnya.

Kemudian, tersangka berninisial WG (50) warga Dukuh Bugel, Desa Pandeyan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo dan WGM (55) warga Dukuh Kuluwan, RT 02/RW 01 Desa Pranan, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo.

Keduanya setelah di intai petugas untuk beberapa waktu, akhirnya pada, Senin 17 Juli 2017 sekira pukul 14.00 WIB tak dapat berkutik saat sedang berpesta sabu di Dukuh Bugel RT 01/RW03 Desa Pandeyan, Kecamatan Grogol, langsung di cokok petugas.

"Berdasarkan pemeriksaan dan barang bukti yang didapat, sementara ini status mereka masih sebatas pengguna. Namun tidak menutup kemungkinan status mereka akan kami naikkan sebagai pengedar jika dalam pengembangan penyelidikan ditemukan bukti yang menguatkan," papar Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi saat memimpin rilis gelar tersangka.

Saat dalam pemeriksaan, lanjut Kapolres dari 8 tersangka ada yang menyebut barang haram itu kendalinya dipasok oleh seorang tahanan penghuni sebuah lembaga permasyarakatan (LP)

"Namun setelah nama yang disebut kami cek ke LP, yang bersangkutan tidak mengakui mengedarkan sabu. Kehidupan di LP diawasi dengan ketat, para penghuni tidak diperbolehkan memegang alat komunikasi berupa hape," kata Kapolres.

Untuk sementara, berdasarkan fakta dan dikuatkan barang bukti yang disita, Kapolres menyatakan para tersangka dijerat pasal 112 ayat (1) jo 127 ayat (10 huruf a UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (Sapto/gun)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners