Rekomendasi

Rumah Pengoplos Elpiji Ilegal Digrebek Polisi

Rabu, 12 Juli 2017 : 20.44
SUKOHARJO - Jajaran Polres Sukoharjo berhasil mengungkap tindak kejahatan pengoplosan gas elpiji rumah tangga yang berada di Dukuh Tempel Siwal RT 03 / RW 05, Desa Siwal, Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo, Rabu (11/8/2017).

Dari dalam rumah tersebut, petugas mengamankan ratusan tabung gas dengan rincian, 148 tabung 3 kg, 8 tabung 12 kg dan 5 tabung 5,5 kg elpiji bright warna pink.

Selain itu, ada beberapa peralatan yang turut di bawa ke Mapolres Sukoharjo, diantaranya 4 kompor gas, 1 unit timbangan, 13 ember besi, 1 unit perangkat stereo pemutar musik, 11 biji jarum suntik gas, 100 segel penutup tabung, 5 kaos tangan, 100 karet sil.

Kasat Reskrim AKP Rifeld Constantine Baba mewakili Kapolres AKBP Iwan Saktiadi menyampaikan, hasil pengungkapan tersebut berdasarkan pengaduan dari masyarakat tentang volume isi tabung gas yang tidak sesuai dengan takaran yang sebenarnya.

"Kami mendapat informasi dari masyarakat, konsumen tabung gas elpiji 12 kilogram yang merasa dirugikan akibat volume isi gas tidak sesuai dengan nominal yang tertera di tabung. Ini sudah kami  lidik selama satu bulan dari sebelum Lebaran lalu," ungkapnya

Selain barang bukti, saat penggerebekan di rumah tersebut, petugas menangkap 3 terduga pelaku pengoplos isi tabung gas elpiji dengan inisial, ABN (24), EA (20), keduanya pelaku penyuntik gas dan JBL (24) yang mengaku sebagai pemasaran dan penjualan gas elpiji 12 kg hasil oplosan.

"Mereka mengoplos isi tabung elpiji 3 kg bersubsidi di masukkan ke dalam tabung gas kosong volume isi 12 kg. Untuk menghilangkan bau gas saat dilakukan pengoplosan, pelaku menghidupkan kipas angin untuk menghilangkan baunya yang menyengat agar tidak tercium warga," kata Kasat Reskrim.

Tak hanya itu, saat para pelaku melakukan kegiatan pengoplosan, beberapa warga mengatakan mendengar alunan suara musik dengan suara kencang dari dalam rumah. Hal ini tujuannya mengelabui pendengaran warga, agar tak curiga saat para pelaku sedang beraktivatas mengoplos gas.

Rifeld menambahkan, untuk pengembangan kasus, saat ini para pelaku sudah ditahan di Mapolres guna mempertanggung jawabkan perbuatannya dan tak menutup kemungkinan tersangka pelaku akan bertambang.

Salah satu warga, Sarwojo (52) menuturkan, rumah yang digunakan para pelaku pengoplosan tersebut milik seorang warga setempat yang sengaja di sewa para pelaku. Rumah yang berdiri di tengah padat pemukiman itu, sudah di tempati para pelaku selama 1,5 tahun terakhir ini.

"Yang punya rumah ini pak Suryawan, dia tinggal di Desa Gedangan, Kecamatan Grogol. Tapi yang mengontrak ini kami belum pernah ketemu langsung. Yang sering saya lihat, tiap hari hanya karyawannya saja," pungkas Sarwojo. (Sapto/dwi)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners