Rekomendasi

Senin, Polisi Beber Hasil Penyelidikan Kasus Kaesang

Sabtu, 08 Juli 2017 : 14.30
Loading...
JAKARTA - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, terkait kasus dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian yang diduga dilakukan oleh Kaesang Pangarep anak bungsu Presiden Joko Widodo, pihaknya akan membeberkan  hasil keterangan ahli tersebut pada, Senin (10/7/2017) mendatang.

Saat ini tiga saksi telah dimintai keterangan untuk mengetahui ada tidaknya unsur pidana dalam laporan Muhammad Hidayat S tersebut. “Nanti hari Senin baru kita sampaikan keterangan saksi ahli," kata Argo saat dikonformasi di Jakarta, Sabtu (8/7/2017).

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini menuturkan bahwa tiga ahli yang dimintai keterangan yakni ahli pidana, ahli IT, dan ahli bahasa. Nantinya, jika hasil pemeriksaan ahli tidak memenuhi unsur pidana maka kasus akan dihentikan. “Kalau nanti tidak terbukti kita tutup,” tuturnya.

Untuk itu, sebelum ada keputusan ada unsur pidana atau tidak pihaknya dalam waktu dekat ini tidak akan melakukan pemanggilan terhadap Kaesang maupun Hidayat. “Kalau memang sudah ditutup ngapain lagi dipanggil,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Hidayat S membuat laporan polisi terhadap Kaesang pada, Minggu (2/7/2017) pukul 21.00 WIB di Polres Metro Bekasi Kota dengan Nomor Polisi LP/1049/K/VII/2017.

Dalam laporan tersebut nama Kaesang sebagai terlapor atas tuduhan Penodaan Agama dan Ujaran Kebencian SARA. Barang bukti yang disertakan pelapor berupa print out youtube.

Dalam laporan tersebut Muhammad Hidayat menyebutkan pernyataan bermuatan penodaan agama dan ujaran kebencian atau SARA dalam video yang diunggah dalam Youtube.

Salah satu kalimat yang dianggap menyebarkan kebencian yakni: “mengadu-adu domba dan mengkafir-kafirkan, tak mau mensalatkan, padahal sesama muslim karena perbedaan dalam memilih pemimpin, apaan coba, dasar ndeso". (jum/fer)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners