Rekomendasi

Teror Sragen Karena Permintaan Fee Proyek Tidak Ditanggapi Korban

Minggu, 23 Juli 2017 : 16.04
SRAGEN - Aksi teror penembakan terhadap rumah dan mobil milik Priyo Dwi Sambodo (36), warga Kampung Banjar Asri, Nglorog, Sragen yang dilakukan dua pelaku, dimana salah satunya oknum TNI Angkatan Udara akhirnya terungkap.

Otak pelaku penembakan dengan insial SY alias KPK (40) merasa sakit hati karena jatah fee sejumlah proyek tidak ditanggapi korban. Hal tersebut terungkap setelah pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap saksi.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman mengatakan, motif teror yang dilakukan SY bersama oknum anggota TNI Angkatan Udara yang berinisial MM (41) terkait dengan permintaan jatah fee proyek  hasil lelang yang telah dilakukan dan dimenangkan oleh korban.

"Motifnya karena permintaan fee hasil lelang proyek tidak ditanggapi oleh korban," terang Kapolres. Dijelaskan Kapolres, dari keterangan 12 saksi yang dmintai keterangan, penembakan dilakukan SY, sedangkan MM, hanya diajak atau disewa untuk menemani aksi SY.

"Berapa nila sewa terhadap MM tersebut, masih kita dalami.Saat ini tim juga masih mendalami persoalan itu secara komprehensif bagaimana bisa terjadi minta meminta fee terkait kegiatan lelang proyek itu," jelas kapolres.


Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun hariankota.com, SY yang telah ditetapkan sebagai tersangka, masih dalam perawatan intensif di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. SY mengalami patah tulang ketika dikejar warga.

Disisi lain, MM oknum TNI AU, telah diserahkan ke Denpom Solo dan Pom TNI-AU. Soal senjata api, Kapolres mengaku sudah memiliki data dari mana asal muasal senpi diperoleh. Namun untuk kepentingan pengembangan penyelidikan, hal itu untuk sementara belum bisa diungkapkan. (Isw/gun)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners