Rekomendasi

Tolak Full Day School, PMII Sukoharjo Turun Ke Jalan

Jumat, 21 Juli 2017 : 22.48
Loading...
SUKOHARJO - Gelombang aksi penolakan program pendidikan Full Day School terus digelorakan diberbagai daerah.

Kali ini puluhan anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sukoharjo melakukan aksi turun ke jalan untuk menyuarakan penolakan peraturan tersebut yang dinilai mengancam eksistensi dunia pendidikan di lingkungan pondok pesantren (ponpes) .

"Jika peraturan ini diberlakukan, bisa jadi beberapa sekolah pendidikan agama yang berbasis kultural seperti ponpes dan diniyah terancam gulung tikar lantaran tidak ada murid.

Waktu dan energi siswa selama 8 jam sudah terkuras," ujar Ketua PMII Sukoharjo, Zulfikar ditengah jalannya aksi, di Bundaran Tugu Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jum'at (21/7/2017)

PMII cabang Sukoharjo menurut Zukfikar secara tegas mendesak pemerintah melalui Kementerian Pendidikan agar tak menerapkan program pendidikan full day shcool di sekolah-sekolah.

Meski sempat diguyur hujan, aksi yang dijaga puluhan petugas gabungan dari Polsek Kartasura dan Polres Sukoharjo itu tetap berlangsung.

Sembari mengibarkan bendera PMII dan poster bernada penolakan, para peserta aksi tak surut semangat untuk berorasi di tengah keramaian arus lalu lintas yang padat.

Aksi yang dimulai sekira pukul 14.00 WIB ini, berakhir sekira pukul 15.00 WIB, dengan ditutup do'a bersama dan secara tertib para mahasiswa membubarkan diri menuju ke kampus IAIN Surakarta yang letaknya tak jauh dari lokasi aksi.

Kapolsek Kartasura, Polres Sukoharjo, AKP Demianus Palulungan yang memimpin pengamanan aksi menyampaikan, secara keseluruhan pengamanan berjalan lancar tanpa ada gesekan.

"Kami bersyukur, teman-teman mahasiswa yang melakukan aksi tadi cukup tertib. Tidak ada provokasi untuk saling berbenturan," pungkasnya. (Sapto/fer)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners