Rekomendasi

TP4D Kejati Jateng, Cermati 3 Hal Proses Pelaksanaan Pembangunan Gedung Baru Sekda Sukoharjo

Senin, 10 Juli 2017 : 22.56
SUKOHARJO - Tim Pengawalan dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi {Kejati) Jawa Tengah yang dilibatkan mengawal proses rencana pembangunan gedung baru Sekretariat Daerah Pemkab Sukoharjo yang berada di jalan Jenderal Sudirman, bakal fokus pada 3 poin yang berpotensi terjadi penyimpangan.

Kasubdit III Kejati Jateng, Kusmartono yang hadir dalam penandatanganan kontrak antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Pemkab Sukoharjo, Agus Triwidiyanto dengan konsultan perencanaan pembangunan PT Cakra Manggilingan mengatakan, pada prinsipnya dalam pengawasan nanti pihaknya fokus pada 3 hal, yakni, Fisik, Administrasi dan Keuangan.

"Jika tiga hal itu sudah dijalankan sesuai aturan, maka tidak perlu ada lagi yang di kawatirkan. Artinya proyek berjalan tanpa masalah," jelasnya, Senin (10/7/2017)

Dengan nilai kontrak Rp 1.573.700.000,00,- PT Cakra Manggilingan diberi waktu sesuai penghitungan pelaksanaan selama 105 hari kalender kerja, terhitung sejak penandatanganan kontrak sebagai konsultan perencanaan pembangunan

Asisten II Sekda Sukoharjo, Widodo mewakili Sekda Sukoharjo, Agus Santosa pada kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa nantinya gedung baru dibangun dengan 10 lantai.

Gedung yang di klaim merupakan satu-satunya bangunan perkantoran pemerintah kabupaten tertinggi di Provinsi Jawa Tengah ini akan ditempati oleh beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Sukoharjo.

"Sebagai gambaran awal, nanti sekira 10 SKPD akan menempati gedung baru tersebut," jelasnya

Tak hanya itu, adanya bangunan gedung baru ini, oleh Pemkab Sukoharjo beberapa fasilitas penunjang juga akan di bangun, diantaranya terkait lalu lintas jalan disekitarnya. Di perkiraan aktivitas perkantoran daerah yang terpusat tersebut berpengaruh terhadap kepadatan arus lalu lintas jalan.

"Kami juga merencanakan memperlebar jalan di selatan gedung baru untuk memperlancar aktivitas keluar masuk kendaraan," katanya. Dari gambaran awal yang di paparkan PT Cakra Manggilingan, gedung yang akan dibangun memiliki arsitektur etnik sebagai ciri khas daerah

"Kalau sementara ini baru paparan gambar bangunan berdasarkan konsep dari kami," kata Direktur Utama PT Cakra Manggilingan, Priyono. Sejalan dengan nilai kultur adat budaya daerah, diharapkan design bangunan perkantoran Sekda Sukoharjo nantinya juga mengandung unsur etnik daerah.

Menyinggung berapa lama waktu pengerjaan detail rencana bangunan bisa diselesaikan. Priyono menyebut paling cepat sekira 2,5 bulan. "Semakin cepat diputuskan untuk disetujui maka waktu dua setengah bulan saja sudah cukup untuk kami membuat design," tandasnya. (Sapto/rahayu)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya