Rekomendasi

Tragis, Tinggalkan Uang 1400 Rupiah di Dompet, Korban Gantung Diri Berpesan Jangan Lapor Polisi

Selasa, 25 Juli 2017 : 09.51
Jasad Sri Mulyanto (54) korban gantun diri sedang diperiksa dokter Puskesmas Kecamatan Grogol, Sukoharjo (foto. Sapto Nugroho)
SUKOHARJO - Warga Dukuh Turi RT 04/07, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo gempar. Pasalnya, salah satu warganya ditemukan sudah tak bernyawa dalam kondisi gantung diri didalam rumah, dengan meninggalkan pesan agar uang Rp 1.400 didompetnya digunakan untuk biaya pemakaman serta permintaan untuk tidak lapor polisi.

Informasi yang diperoleh, pria paruh baya bernama Sri Mulyanto (54) ini, diduga nekat mengakhiri hidup lantaran putus asa dengan penyakit TBC yang dideritanya tak juga kunjung sembuh. Dengan memanjat kursi dia menambatkan selembar kain diatap rumah yang sudah diikatkan pada lehernya tanpa ada yang mengetahui.

Kapolsek Grogol, Polres Sukoharjo AKP Sarwoko saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi menggantung, Senin (24/7/2017) sekira pukul 06.30 WIB oleh seorang tetangga yang hendak mengantarkan makan pagi, sebagaimana kebiasaan rutin sehari-harinya.

"Saksi yang pertama melihat bernama Amalia (40). Dia kos di dekat rumah korban. Pagi itu, seperti biasanya, saksi datang ke rumah korban mengantar sarapan," kata Kapolsek.

Sejak menderita penyakit paru-paru (TBC) kronis, korban hanya tinggal berdiam diri didalam rumah. Keterangan beberapa tetangga menyebutkan, sebelumnya korban sering berkeluh kesah, hendak bunuh diri karena frustasi dengan penyakit yang dideritanya.

Secarik kertas, wasiat Sri Mulyanto (54) yang ditulis sebelum gantung diri (Sapto Nugroho)
"Dari pemeriksaan dokter Puskesmas, ini murni bunuh diri, karena tidak diketemukan tanda tanda penganiayaan," terang Sarwoko

Sarwoko juga menambahkan, dari hasil pemeriksaan di dalam rumah, rupanya, sebelum bunuh diri, korban sempat meninggalkan pesan yang ditulis di secarik kertas dengan bunyi pesan, "uang yang di dompet buat ngubur Rp 1.400. Gak usah lapor polisi‎".

"Tadi setelah diperiksa dokter Romdhon, korban sudah kami serahkan kepada keluarga untuk selanjutnya dimakamkan," pungkasnya. (Sapto/Nabila)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya