Rekomendasi

Waduh, Tas Pejabat Kementan Hilang di Hotel Berbintang

Kamis, 27 Juli 2017 : 11.29
Published by Hariankota
IGM Kuswandana (51) warga jalan Mangga 30 RT.07/RW .05 Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat, pejabat Kementan yang menjadi korban kehilangan tas di loby hotel di Solobaru, Sukoharjo
SUKOHARJO - Kepolisian Sektor Grogol, Polres Sukoharjo, hingga kini masih menyelidiki laporan hilangnya tas salah seorang pejabat Kementrian Pertanian (Kementan) di Loby Hotel Best Western Solo Baru, Sukoharjo.

Kapolsek Grogol, Polres Sukoharjo AKP Sarwoko saat dihubungi, Kamis (27/7/2017) menyampaikan, nama pejabat Kementan yang kehilangan tas tersrbut, IGM Kuswandana (51) warga jalan Mangga 30 RT 07/RW 05 Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat.

Dia melaporkan, sebuah tas miliknya yang berisi data dan uang sekira Rp 15 juta beserta sejumlah surat berharga pada, Selasa (25/7/2917) lalu, raib saat diletakkan di loby hotel. Semula kedatangan korban di Sukoharjo menghadiri Rapat Harmonisasi Upsus Siwab Wilayah Jawa di hotel tersebut.

Saat ‎berada di teras hotel, korban bertemu dengan lima orang yang belum dikenalnya namun mereka mengaku merupakan peserta rapat. Dari perkenalan itu, kemudian korban terlibat perbincangan di loby hotel.

"Korban dialihkan perhatiannya oleh pelaku dengan mengajak ngobrol masalah pekerjaannya sebagai inspektorat pertanian. Saat korban akan beranjak masuk ke dalam hotel, di‎ ketahui tas yang dia taruh disampingnya, sudah tidak ada," terang Sarwoko

Melihat tasnya tak lagi berada ditempatnya dan setelah upaya pencarian sekitar lokasi juga nihil maka korban menghubungi pihak keamanan hotel untuk meminta diputarkan rekaman CCTV. 

Dari tayangan CCTV hotel terlihat salah satu pelaku yang dia jumpai di loby hotel mengambil tas miliknya dari belakang sementara pelaku lain mengalihkan perhatian menyibukkan ngobrol dengan korban.

"Tas korban diambil lantas dimasukkan tas ransel pelaku yang kemudian melarikan diri menggunakan mobil, diduga jenis avanza atau xenia bernopol B 1925 OZL yang di parkir di depan hotel. Namun setelah kami telusuri plat nomer itu tidak terdaftar di Jakarta. Itu plat nomor palsu," ungkap Sarwoko

Dari kejadian tersebut, saat ini Unit Reskrim masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap para pelaku. (Sapto)
Share this Article :

Berita Terbaru

Read More