Rekomendasi

Walah..Ribuan Warga Karanganyar Masih Buang Air Besar Sembarangan

Sabtu, 15 Juli 2017 : 08.21
ilustrasi
KARANGANYAR - Ribuan warga Karanganyar, diketahui masih buang air sembarangan (BABS). Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Karanganyar (DKK), ada sekitar 5.592 keluarga masih BABS dan sebagian besar berada di Tawangmangu, Karangpandan, dan Karanganyar Kota. 

Data tersebut berdasarkan pendataan kali terakhir pada 31 Mei 2017. Angka ini menurun jika dibandingkan jumlah warga yang BABS hingga 22 Mei 2016 sebanyak 10.305 keluarga.

Sekretaris DKK Karanganyar, Fatkul Munir mengatakan, prioritas penanganan BABS bukan pembangunan fisik, tetapi perubahan perilaku. 

Menurutnya, dalam menangani BABS, DKK membagi menjadi tiga kelompok, yang berdasarkan  kesadaran masyarakat dan jumlah keluarga yang masih BABS. Kelompok 1 adalah Kecamatan Jaten, Jenawi, Kerjo, Colomadu, dan Gondangrejo.

Kelompok 2 adalah Ngargoyoso, Matesih, Jatiyoso, dan Kebakkramat. "Yang masih membutuhkan  penanganan khusus adalah Karanganyar, Karangpandan, dan Tawangmangu," ujarnya.

Dijelaskannya, prioritas pekerjaan tim kabupaten maupun kecamatan adalah akses warga. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memiliki dana Rp9 miliar untuk menuntaskan persoalan BABS hingga November.

Fatkul menyampaikan, Pemkab mendapat bantuan corporate social responsibility (CSR) dari Bank Jateng Rp1,5 miliar. Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, semua pihak harus ikut berpartisipasi aktif agar masalah BABS ini segera terselesaikan.

"Kita ingin merubah perilakunya. Ada yang punya jamban tapi perilaku perlu edukasi. Persoalan kebiasaan. Makanya selalu kami sampaikan budaya malu," ujar bupati.

Bupati memberikan perhatian khusus warga di Kecamatan Tawangmangu yang masih BABS. Warga Tawangmangu, lanjut bupati, membutuhkan penanganan lebih dari daerah lain. Pasalnya wilayah ini berada dekat dengan sumber air.

"Jangan sampai air tercemar dengan perilaku BABS ini," tegasnya. (Isw/gun)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners