Rekomendasi

Inalilahi 2 Bulan Lagi Menikah, Gadis Ini Meregang Nyawa Saat Kejar Jambret

Kamis, 17 Agustus 2017 : 17.51
Loading...
SUKOHARJO - Keheningan menyelimuti rumah duka Ana Sri Susilowati (22) warga Dukuh Jiwan RT 02 / RW 06, Ngemplak, Kartasura Sukoharjo. Bendera merah yang lazim dikibarkan sebagai tanda ada warga meninggal dunia tampak berkibar di depan rumahnya, Kamis (17/8/2017).

Ana, anak pasangan Sugeng Mulyono dan Choiriyah, gadis yang dua bulan lagi akan melepas masa lajangnya duduk bersanding dengan pria pujaan hatinya ini meninggal dunia dengan tragis menjadi korban kecelakaan tunggal.

Diduga sebelum kejadian, korban mengejar pelaku penjambret tasnya di jalan raya Desa Mayang, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, tepatnya di Dukuh Teriklo, Rabu (16/8/2017) sekira pukul 22.00 WIB.

Korban yang mengendarai sepeda motor matic bernopol AD 6055 LO warna putih itu, kejar-kejaran dengan pelaku jambret dari arah barat menuju timur.

Peristiwa memilukan yang terjadi hanya beberapa ratus meter dari rumah tinggal korban ini tak ayal menggemparkan warga sekitar yang tengah menggelar acara malam tirakatan HUT RI ke-72.

Diduga, korban lepas kendali hingga sepeda motornya selip keluar dari bahu jalan hingga menabrak pohon dan jatuh terperosok terjun ke dalam selokan. Sementara tubuhnya terpelanting dengan posisi kepala membentur tembok pembatas selokan.

Saksi mata mengatakan, darah segar mengucur deras dari keningnya. "Melihat kondisi luka parah di kepalanya, korban sepertinya langsung meninggal dunia ditempat," tutur saksi mata kejadian, Supri (40) warga Desa Mayang, Gatak.

Dugaan, korban sedang mengejar pelaku penjambretan, di katakan Supri lantaran dia dan beberapa warga sempat mendengar teriakan korban menyebut jambret-jambret sembari mengejar pelaku dengan sepeda motornya.

Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Finan Sukma Radipta saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, sebelum kejadian, korban sempat berusaha mempertahankan tasnya sebelum akhirnya menabrak pohon di pinggir jalan.

"Korban sempat terlibat saling adu tarik-menarik tas sebelum akhirnya menabrak pohon," terang Finan

Guna memastikan penyebabnya, sebelum diserahkan kepada keluarganya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Dr Moewardi Solo untuk di lakukan aotopsi. Hingga kini, Polisi masih melakukan penyelidikan guna menangkap pelaku jambret yang telah merebut dan membawa lari tas korban. (Sapto/fer)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners