Rekomendasi

Ini Pelaku Pencabulan Terhadap Siswanya

Jumat, 11 Agustus 2017 : 17.11
KARANGANYAR - Pelaku dugaan pencabulan terhadap anak didiknya sendiri, yang berinisial AS, diamankan Sat reskrim Polres Karanganyar, Kamis (10/8/2017) malam.

Saat ini, AS yang telah ditetapkan sebagai tersangka, serta barang bukti berupa pakaian korban dan satu unit telepon genggam, diamankan di Polres Karanganyar untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, dalam gelar perkara di Mapolres setempat, Jumat (11/8/2017) kepada awak media mengatakan, terungkapnya kasus ini, setelah orang tua korban melapor ke Sat Reskrim, jika AS melakukan pencabulan terhadap korban.

Menurut Kapolres, dari hasil pemeriksaan terhadap korban dan orang tua serta berdasarkan hasil gelar perkara, Sat Reskrim langsung diamankan. Dari hasil visum et repertum, ditemukan luka pada korban.

"Kita amankan AS karena berdasarkan keterangan dan alat bukti yang kita temukan. Saat ini AS sudah kita tetapkan sebagai tersangka," kata Kapolres, Jumat (11/08).

Dijelaskan Kapolres, perbuatan asusila dan pelecehan seksual tersebut, dilakukan AS di ruang kelas III salah satu sekolah dasar (SD) di Kabupaten Karanganyar. Menurut Kapolres, modus yang digunakan AS, dengan memanggil satu persatu korban ke meja guru.

Kemudian para korban dipangku. Pada saat dipangu itulah, lanjut Kapolres, AS melakukan pelecehan terhadap korban dengan cara meraba kelamin korban.

"Satu-persatu korban dipanggil ke meja guru saat jam pelajaran. Korban dipangku. Ketika dipangku, AS melakukan pelecehan terhadap korban," jelas Kapolres.

Usai melakukan pelecehan, AS memberikan uang sebesar Rp2000 serta mengancam agar korban tidak melapor kepada siapapun. Namun, para orang tua yang tidak menerima perlakuan AS, langsung melaporkan ke Polres Karanganyar.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 82 ayat (2) UU No 35 tahun 2014, tentang Perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun. Hukuman ini juga masih ditambah sepertiga dari ancaman hukuman, karena pelaku merupakan seorang pendidik.

Sementara itu, AS enggan menjawab pertanyaan para wartawan. AS yang baru diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) ini, meminta wartawan menghubungi kuasa hukumnya. Namun dia tidak mau menyebut siapa kuasa hukum yang mendampinginya.

"Saya tidak komentar. Tanya kuasa hukum saya," ujarnya singkat. (Isw/gun)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners