Rekomendasi

Innalillahi, Tanpa Alasan Jelas, Pedagang Empek - Empek Ini di Temukan Tewas Gantung Diri

Jumat, 25 Agustus 2017 : 22.05
SUKOHARJO - Kawasan terminal Kartasura, Sukoharjo gempar. Pasalnya di dalam salah satu kios ruko blok B, ditemukan seorang laki-laki meninggal dunia dengan kondisi leher terlilit seutas tali.

Di duga laki-laki yang sehari-hari berjualan empek-empek di sekitar wilayah Kartasura ini tewas dengan cara gantung diri, Jum'at (25/8/2017).

Informasi yang diperoleh, korban bernama Sumeh Sunarto (42) dengan identitas KTP tercatat warga Piyungan Utara, Tirtosari, Sawangan, Magelang.

Kali pertama ditemukan saksi mata, Suliyah (54) warga Pucangan RT 02 / RW 14 Kelurahan Kartasura, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, yang tak lain kakak kandung korban, sekira pukul 11.00 WIB.

Saat itu, saksi mendatangi kios ruko yang sekaligus tempat tinggal korban dengan tujuan menanyakan apakah korban sedang libur atau akan berjualan.

Setelah masuk ke dalam ruko, saksi terperanjat melihat korban dalam keadaan tak bergerak dengan posisi lehernya terikat tali tergantung di atap ruko.

Sontak, melihat kejadian tersebut dia berteriak memanggil salah satu warga yang kebetulan berada di sekitar terminal dan selanjutnya kejadian itu dilaporkan ke Polsek Kartasura.

"Korban selama ini dengan istrinya sudah pisah rumah dan pergi dari rumah memiliki satu anak ikut korban, kebetulan saat kejadian anaknya tidak ada dirumah," terang Suliyah.kepada petugas.

Kapolsek Kartasura, Polres Sukoharjo AKP Demianus Palulungan, saat olah tempat kejadian perkara mengatakan, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, gantung diri menggunakan tali plastik warna biru di ruang dekat dapur.

"Hasil pemeriksaan luar oleh dokter Puskemas, Pabelan, Kartasura dan anggota identifikasi Polres Sukoharjo ditemukan ada kotoran (tinja) yang keluar dari anusnya, sperma dan mulut giginya menggigit, perkiraan sementara korban meninggal karena gantung diri," ujar Demianus.

Meski sudah diperiksa dokter Pusmesmas, guna penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban tetap dibawa ke Rumah Sakit Dr. Muwardi Surakarta untuk di Visum Et Repertum. (Sapto/gun)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners