Rekomendasi

Kapolres Karanganyar: Perppu Tidak Memberangus Ormas

Kamis, 24 Agustus 2017 : 20.19
Loading...
KARANGANYAR - Terbitnya Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang (Perppu) No 2 tahun 2017 sebagai pengganti UU No 7 tahun 2013 tentang ormas,bukan untuk memblam berorganisasi.

Perppu ini untuk menjaga idiologi bangsa dan keutuhan dalam bingkkai NKRI, sebab dalam Perppu Nomor 02 taahun 2017, terdapat 18 Pasal dalam undang Undang nomor 17 tahun 2017 tentang ormas yang telah dihapus maupun mengalami perubahan.

Hal tersebut dikatakan Kapolres Karanganyar dalam sosialisasi Perppu tentang ormas di gedung wanita, yang diikuti tokoh agama, tokoh masyarakat serta sejumlah ormas di Karanganyar, Kamis (24/8/2017).

Menurut Kapolres, dalam Perppu Nomor 02 tahun 2017, pada pasal 60 ditegaskan bahwa ormas yang melanggar, akan dijatuhi sanksi administrasi dari teguran tertulis hingga pembubaran ormas maupun berlanjut pada sanksi pidana bagi pengurus.

“Perpu Nomor 02 tahun 2017 untuk mengantisipasi timbulnya organisasi-organisasi yang bertentangan dengan Pancasila yang berpotensi mengancam NKRI dan bukan bermaksud untuk mendeskreditkan suatu kelompok maupun ormas tertentu,” kata kapolres, Kamis (24/8/2017).

Ditegaskan Kapolres, jika suatu ormas tidak berlandaskan Pancasila dan UUD, harus dilakukan evaluasi. Pemerintah, lanjutnya, akan turun tangan.

“Kalau memang keberatan dengan terbitnya Perppu ini, silahkan tempuh jaur hukum dan jangan ribut dengan melakukan hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban dan membuat keresahan di masyarakat.

Kalau keberatan ada mekanisme melalui judicial review di Mahkamah Konstitusi. Nanti akan diuji,” tegasnya.

Sementara itu, bupati Karanganyar, Juliyatmono menyatakan, ormas keagamaan serta ormas lain, memiliki peran yang sangat penting. Menurut bupati, tanpa peran serta masyarakat, apa yang dilakukan pemerintah tidak akan dikenal masyarakat.

Meski demikian, lanjut bupati, ormas yang ada harus sesuai dengan aturan yang ada. “Ormas memiliki peran penting. Namun harus sesuai aturan yang ada,” kata bupati. (Isw/gun)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners