Rekomendasi

Polres Terus Dampingi Mantan Napi Terorisme

Jumat, 18 Agustus 2017 : 20.28
KARANGANYAR - Kepolisian resor (Polres) Karanganyar terus mendampingi tiga mantan terpidana kasus terorisme yang berasal dari bumi Intanpari. Ketiga mantan narapidana terorisme tersebut, masing-masing, S alias F, warga Kelurahan Tegalgede.

S terlibat dalam kasus terorisme dengan menyediakan tempat tinggalnya digunakan untuk pertemuan peledakan bom JW Marriot tahun 2003. Oleh Pengadilan Negeri, S divonis penjara 5 tahun dan bebas bersyarat pada bulan Januari 2007 lalu.

Sedangkan JW, warga kecamatan Gondangrejo, termasuk ke dalam jaringan Noordin M Top dan divonis 14 tahun penjara. JW bebas bersyarat 12 Agustus tahun 2014 lalu.

Sedangkan P, warga Kecamatan Jenawi, terlibat dalam jaringan terorisme dengan menyimpan senjata api dan amunisi yang akan digunakan untuk menyerang aparat Kepolisian. P divonis penjara 5 tahun 6 bulan dan bebas bersyarat pada bulan Maret 2015 lalu.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, kepada para wartawan mengatakan, pihaknya bersama Kodim 0727 terus melakukan pendekatan kepada ketiga mantan narapidana terorisme ini.

Dengan pola pendekatan deradikalisasi, menurut kapolres, dapat merubah pola pikir dan perilaku mereka dalam hidup bermasyarakat.

"Kita terus dampingi. Kita berharap, mereka tidak kembali lagi dan terjebak ke dalam aksi radikal. Alahmdulillah, hasilnya cukup baik," kata Kapolres, Jumat (18/8/2017).

Dijelaskan kapolres, untuk menangani para mantan narapidana terorisme ini, diperlukan sinergi semua pihak, baik Kementerian agama, Pemkab Karanganyar serta instansi lain.

"Kita harus memberikan ruang gerak kepada mereka dengan tidak mengucilkan dari pergaulan di masyarakat. Dalam waktu dekat, kita juga akan memberikan sarana berupa bantuan, agar mereka dapat mandiri secara ekonomi," ujar Kapolres. (Isw/gun)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners