Rekomendasi

Waduh! Polisi Dan Massa Bentrok Di Kantor KPU Karanganyar

Kamis, 24 Agustus 2017 : 19.56
KARANGANYAR - Ratusan massa pendukung salah satu calon bupati dan wakil bupati, melakukan aksi unjuk rasa menolak hasil perhitungan suara pemilihan kepala darah (Pilkada) Karanganyar.

Massa unjuk pengunjuk rasa ini menganggap KPU berpihak kepada salah satu calon pasangan bupati dan wakil bupati. Mereka mendesak agar dilakukan pilkada ulang.

Kericuhan ini berawal dari penghitungan suara di salah satu tempat pemungutan suara (TPS). Salah satu saksi menilai panitia melakukan kecurangan. Karena kecewa, massa langsung menuju ke kantor KPU.

Terlihat massa dihadang oleh aparat kepolisian dari Sabhara Polres Karanganyar. Situasi sempat memanas saat massa mulai melakukan tindakan-tindakan anarkis melempari polisi denga batu dan kayu.

Dalam bentrokan tersebut tidak terhindarkan saat massa mulai menyerang barisan polisi yang menghadang. Untuk memukul mundur massa polisi juga mengerahkan kendaraan taktis dan menyemprotkan air ke arah pengunjuk rasa serta tembakan gas air mata.

Melihat serangan yang dilakukan oleh polisi massa berhamburan menghindari semprotan itu. Barisan polisi secara perlahan-lahan maju memukul mundul ratusan massa hingga membubarkan diri serta mengamankan dua orang terduga provokator unjuk rasa tersebut.

"Kegiatan hari ini merupakan simulasi perencanan keamanan dalam rangka persiapan keamanan pilkada karanganyar dan pilgub Jawa Tengah yang akan dilaksanakan pada bulan Juni 2018," jelas Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak melalui Wakapolres, Kompol Prawoko, Kamis (24/8/2017).

Menurut Wakapolres, ada sekitar 250 personil yang diterjunkan dalam simulasi ini. Simulasi ini, lanjut Wakapolres, sudah direncanakan, selain untuk pengamanan pilkada, juga mengantisipasi segal hal yang mungkin terjadi di Karanganyar.

Sementara itu, simulasi ii sempat membuat para pengguna jalan terkejut. Bahkan ada pengendara yang mengalihkan perjalanannya.

“Saya pikir ada aksi demonstrasi mas. Soalnya saya mendengar ada suara tembakan dan lemparan gas air mata. Karena khawatir, saya balik arah,” ujar Anto, salah satu pengguna jalan. (Isw/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya