Rekomendasi

Gubernur Pastika Persilahkan Warga Tak Terdampak Gunung Agung Pulang ke Rumah

Jumat, 29 September 2017 : 21.18
Loading...
KARANGASEM - Pemerintah Propinsi Bali, meminta warga dari 51 desa yang berada di luar Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Agung agar kembali ke rumahnya masing-masing.

Pasalnya dari 78 desa di wilayah Karangasem hanya 27 desa yang berada dalam radius berbahaya apabila terjadi erupsi gunung Agung. Para pengungsi tersebut tersebar di 484 titik pengungsian di sembilan kabupaten/kota di Bali.

Seperti Gianyar, Badung, Bangli, Buleleng, Klungkung dan beberapa wilayah lainnya.

Padahal radius berbahaya yang direkomendasikan PVMBG untuk desa yang harus dikosongkan yaitu radius 9 kilometer dari puncak kawah Gunung Agung ditambah 12 kilometer di sektor utara-timur laut dan 12 kilometer di sektor tenggara-selatan-barat daya.

"Hanya 27 desa saja yang terdampak erupsi gunung Agung dan berpotensi terkena awan panas lahar. Jumlahnya ada 72 ribu jiwa," jelas Gubenur Bali, I Made Mangku Pastika, usai rakor di Karangasem, Jumat (29/9/2017).

Jumlah tersebut, jelas Pastika, dihitung dari jumlah warga yang berada di lingkaran KRB 1, KRB 2, dan KRB 3, hanya ada sekitar 70 ribu orang. Padahal saat ini total jumlah pengungsi yang berada di ratusan posko jumlahnya mencapai 144 ribu jiwa.

Berarti dari data yang tercatat ada pengungsi dari wilayah aman yang juga ikut mengungsi. Sehingga ada kelebihan lebih dari 75 ribu pengungsi yang berasal dari 51 desa yang aman yang ikut mengungsi.

"Karena kita himbau bagi warga yang desanya aman lebih baik kembali. Tidak alasan bagi yang berasal dari desa aman untuk mengungsi. Hanya warga yang berada di 27 terdampak saja yang harus tinggal di pengungsian," pesan Pastika. (Made Sugandha/fer)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners