Rekomendasi

Gunung Agung Masih Awas, Warga Bali Tetap Gelar Upacara Purnama Kapat

Rabu, 04 Oktober 2017 : 14.59
DENPASAR - Umat Hindu Bali sangat kental dengan beragam upacara keagamaan. Hampir setiap waktu mereka melakukan sembahyang di Pura. Meski saat ini Bali sedang dilanda kekhawatiran terkait status 'awas' gunung Agung, namun masyarakat Bali akan tetap melakukan sembahyang di Pura Besakih pada Kamis (5/10/2017).

Padahal, dalam situasi seperti ini Pura Besakih, pura terbesar di Bali masuk dalam wilayah yang dilarang untuk didatangi, karena hanya berjarak sekitar 4 kilo dari Gunung Agung.

Tujuan umat Hindu Bali ke Pura Besakih untuk menggelar upacara Purnama Kapat yang jatuh pada Kamis (5/10/2017) mendatang.

Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika menyebut, seandainya dianggap aman, silahkan saja umat Hindu mengelar sembahyang di Pura Besakih. Waktunyapun tidak membutuhkan waktu lama.

"Silahkan saja jika mau sembahyang di sana (Pura Besakih) jika dirasa kondisinya aman. Jika meletus ya jangan kesamaan," pesan Pastika.

Senada dengan Gubernur Bali, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragam (FKUB) Bali, Ida Pelingsir Agung Putra Sukaheteminy agar seluruh masyarakat Bali dari berbagai lintas agama agar bisa menyempatkan waktu sebentar untuk menggelar doa bersama, Kamis (5/10/2017) sekira pukul 12.00 WITA dimanapun mereka berada.

Tujuan menggelar doa bersama ini memohon kepada Tuhan agar aktifitas gunung Agung tidak berdampak bagi masyarakat. Dan sudah semestinya masyarakat meminta keselamatan kepada Tuhan Maha Esa sebagai penguasa dan pelindung alam semesta.

"Semua umat manusia harus berdoa dan kami yakin doa yang ikhlas dan tulus pasti akan terkabul," ucapnya. (Made sugandha/fer)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya