Rekomendasi

Timbulkan Polemik, Rektor UNS Cabut Larangan Menggunakan Cadar

Kamis, 05 Oktober 2017 : 20.59
SOLO - Polemik surat edaran tentang tata tertib berpakaian yang dikeluarkan Fakultas Pertanian Universitas sebelas Maret (UNS) akhirnya resmi dicabut.

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Ravik Karsidi angkat bicara dan memberikan klarifikasi terkait Surat Edaran Tentang Tata Tertib Berpakaian di Fakultas Pertanian UNS dengan Nomor: 2702/UN27.07/HK/2017.

Dimana dalam surat edaran tersebut salah satunya berisi peraturan yang mewajibkan mahasiswanya memperlihatkan wajah secara utuh demi kelancaran aktivitas perguruan tinggi dan kejelasan identitas mahasiswa.

Selain itu juga ada peraturan lain yang juga harus dipatuhi yakni melarang para mahasiswanya memakai kaos oblong, sandal, dan celana jeans yang tidak pantas juga berpakaian ketat dan berambut potongan ala punky.

Menurut Ravik, dirinya selaku Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo sampaikan keterangan resmi dari UNS terkait tata tertib berpakaian di Fakultas Pertanian UNS yang tertuang dalam surat edaran tersebut diatas.

"Bahwa surat edaran ini (terkait tata tertib berpakaian di Fakultas Pertanian UNS) akan kami evaluasi," jelas Ravik saat menggelar jumpa pers di ruang Rektorat UNS, Kamis (5/10/2017).

Ravik sampaikan alasan kenapa harus dilakukan evaluasi karena surat edaran ini dibuat secara terpisah-pisah.

Contohnya,ungkap Ravik, surat ini tertanggal 20 September 2017 didalam klausul disebutkan berdasar pada hasil konsultasi sidang pleno Senat, Fakultas dan Universitas tanggal 27 September 2017.

"Secara aturan hukum surat menyurat sebenarnya sudah pasti surat ini tidak sah untuk mengatur suatu aturan terkait peraturan tata tertib berpakaian di Fakultas Pertanian UNS," tegas Ravik.

Selanjutnya mengacu pada peraturan Rektor No. 582 tahun 2016 di situ disebutkan bab 18 pasal 27 ayat 4 dan 5. Acuannya berhubungan dengan penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan program Sarjana.

Dalam bab 18 itu berisi tentang etika akademik, khusus pasal 27 ayat 4 dan 5 diantaranya berbunyi dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa wajib mentaati etika akademik yang berlaku di Universitas yang meliputi etika bertutur kata, bersikap, berpakaian dan berprilaku.

"Dosen yang melanggar kode etik ini dan mahasiswa yang melanggar tata kehidupan mahasiswa akan mendapatkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku," terang Ravik. (mg1/fer)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya