Rekomendasi

Tragedi Diksar Mapala UII: Jilid Satu Selesai, Lanjut Jilid Dua

Minggu, 01 Oktober 2017 : 20.06
KARANGANYAR - Kasus dugaan tindak kekerasan dan penganiayaan pelaksanaan The Great Camp (TGC) Diksar Mapala UII Jogjakarta, dengan dua terdakwa, masing-masing M Wahyudi dan Angga Septiawan, telah dijatuhi vonis oleh Pengadilan Negeri (PN), masing-masing dengan 5,6 tahun penjara dan 6 tahun penjara.

Kini, kasus yang sama, dengan enam orang terdakwa, mulai menjalani proses persidangan perdana di PN Karanganyar.

Kepala Kejaksaan negeri (Kajari) Karanganyar, IDG Wirajana melalui Kasi Pidum, Tony Wibisono, ketika dihubungi melalui telepon selularnya mengatakan, sidang perdana dengan enam orang terdakwa dalam kasus dugaan tindak kekerasan dan penganiayaan selama pelaksanaan TGC Diksar Mapala UII ini, mulai sidang perdana hari Rabu, 27 September 2017 lalu namun sidang ditunda, karena kuasa hukum para terdakwa belum siap.

Sidang kembali akan digelar pada hari Rabu (4/10/2017), dengan agenda, pembacaan surat dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU). “Materi dakwaan sudah siap, tinggal membacakan. Dalam sidang kasus ini, kita siapkan 11 jaksa penuntut umum,” katanya, Minggu (1/10/2017).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, setelah sempat bolak-balik dari penyidik ke Kejaksaan, akhirnya berkas acara pemeriksaan (BAP) enam tersangka baru dalam kasus dugaan kekerasan dan penganiyaan selama pelaksanaan The Great Camp (TGC) Diksar Mapala UII, dilimpahkan ke tim jaksa penuntum umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar, Selasa (15/8/2017).

BAP yang dilimpahkan ke penuntut umum Kejari tersebut, masing-masing berinisial TN, HS, TAR, DK, RF dan NAI (wanita).

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, kepada awak media mengatakan, setelah dinyatakan lengkap (P21), tim penyidik melimpahkan para tersangka dan barang bukti ke jaksa penuntut umum Kejari Karanganyar.

Oleh penuntut umum, berkas perkara ini, dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar, untuk menjalani proses persidangan. Enam terdakwa ini, dijerat dengan pasal 170 (2) ke 2 e dan 3 e dan atau pasal 351 (2) dan atau pasal 55 ayat 1 dengan anacaman 12 tahun penjara. (Iwan Iswanda/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya