Rekomendasi

Dua Pasien Terduga Suspect Difteri Terus Dipantau

Rabu, 27 Desember 2017 : 10.16
KARANGANYAR - Dua pasien suspect difteri yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar, masih terus dalam pantauan tim medis. Hal tersebut dikatakan kepala bidang (Kabid) pelayanan mediak, RSUD Karanganyar, Kristanto Setyawan, Rabu (27/12/2017).

Menurutnya, kondisi kesehatan kedua pasien semakin membaik. Meski demikian, untuk memastikan apakah positif terjangkit difteri, masih harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Dijelaskannya, dari hasil pemeriksaan tim dokter, untuk pasien suspect difteri atas nama DW, pseudomembrane sudah hilang, serta suhu badan sudah tidak panas.

"Sejauh ini, kesehatan kedua pasien masih terus kita pantau. Kita berikan antibiotik dan analgetik .Kita berharap, kedua pasien tidak positif terjangkit difteri," kata Kristanto Setyawan, Rabu (27/12/2017).

Sedangkan untuk pasien anak berusia 8 tahun yang terduga suspect diftery, kondisi kesehatannya juga sudah mulai membaik, dan masih dalam penanganan dokter anak di ruang isolasi.

Sementara itu, untuk mencegah penularan, para perawat dan tim dokter yang menangani kasus ini, diberikan suntikan anti difteri. "Para perawat dan tim dokter kita berikan suntikan anti difteri agar aman," ujarnya.

Difteri lanjut dia, harus tetap diwaspadai. Yakni dengan melakukan upaya pencegahan, dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta tidak membeli makanan atau jajan di sembarangan tempat.

"Sebaiknya anak-anak sekolah membawa bekal dari rumah. Karena umumnya difteri menyerang anak-anak usia 1-12 tahun," tandasnya. Dia juga mengimbau jika orang tua mendapati anaknya dengan gajala panas dan demam serta radang pada tenggorokan, harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Petugas di Puskesmas juga sudah kita minta untuk memantau penyakit ini. Dengan demikian, difteri bisa segera diatasi dan tidak sampai menjadi wabah," pungkasnya. (Iwan Iswanda/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya