Rekomendasi

Ketum PSSI Maju Pilkada, Paguyuban Suporter: Dimana Komitmen Mengurus Sepak Bola

Selasa, 26 Desember 2017 : 20.43
JAKARTA - Pelaksanaan kompetisi mulai dari Liga 1 hingga kebawahnya ditahun 2017 juga masih jauh dari kata memuaskan.

Ketua Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) Sigit Karyadi mengatakan masih banyak kejadian yang membingungkan perserta liga. Mulai dari aturan-aturan yang berubah saat kompetisi berlangsung.

Masalah transparansi anggaran,sponsor dan hak siar hingga managemen kesehatan atlit yang belum maksimal hingga menimbulkan korban jiwa masih menjadi sorotan yang perlu diantisipasi kedepannya.

"Juga tidak adanya kompetisi jenjang umur yang berkualitas harus menjadi perhatian. Hal ini penting menjadi catatan, karena kompetisi menjadi dasar penyeleksian pemain tim nasional," papar Sigit dalam rilis yang diterima hariankota.com, Selasa (26/12/2017).

Tak hanya itu saja, majunya ketua umum PSSI Edy Rahmayadi sebagai calon Gubernur Sumatra Utara pada Pilkada 2018, ungkap Sigit, menunjukan ketidakseriusan dalam memimpin Organisasi induk sepak bola Indonesia PSSI. (Baca juga: Hiruk Pikuk Dunia Persepakbolaan Dalam Catatan Suporter Indonesia)

"Organisasi ini tentu sangat membutuhkan figure yang memiliki komitmen yang tinggi untuk melakukan pembenahan organisasi dan meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia pada umumnya sehingga kepentingan dan ambisi politik harus dikesampingkan," ujarnya.

"Keputusan sang Ketua Umum ikut dalam politik praktis tersebut membuat tanda tanya besar terhadap komitmennya dalam menjalankan kepengurusan PSSI. Untuk itu PSTI mendukung Edy Rahmayadi untuk mundur dari jabatan ketua umum PSSI," pungkasnya. (Dwi Indah)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya