Rekomendasi

Lagi, Warga Karanganyar Diduga Suspect Difteri

Selasa, 26 Desember 2017 : 20.35
KARANGANYAR - Satu lagi warga Karanganyar, diduga suspect difteri. Saat ini, pasien wanita dengan inisial DW (26), warga Dusun Salam Mulyo, Desa Toh Kuning Kecamatan Karangpandan tersebut, menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar.

Sebelumnya, RSUD Karanganyar juga merawat bocah berusia 8 tahun karena diduga suspect difteri. Kepala bidang (Kabid) pelayanan medic, RSUD Karanganyar Kristanto Setyawan, ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Selasa (26/12/2017) sore, membenarkan adanya kasus suspect difteri ini.

Menurut Kristanto, pasien menjalani perawatan sejak Senin (15/12/2017). Sebelum ditangani dokter RSUD Karanganyar, DW sebelumnya telah melakukan pemeriksaan ke salah satu bidan, namun tidak ada perkembangan.

Selanjutnya, DW melakukan pemeriksaan di UGD RSUD dengan keluhan panas selama 3 hari, nyeri telan dua hari. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter jaga, diketahui terdapat bulllneck positif serta pseudomembran positif. Dari hasil analisa, pasien diduga suspect difteri.

"Memang betul ada satu pasien suspect Difteri. Ini merupakan pasien kedua. Telah kita tangani sesuai prosedur. Pola penanganannya, diberlakukan sebagai pasien penyakit difteri, dan dirawat di ruang isolasi. Namun untuk kepastian lebih lanjut, masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium," katanya, Selasa (26/12/2017).

Menurut Kristanto, pasien diobati dengan anti difteri serum (ADS) dan antibiotik. Jika sudah benar-benar sembuh pasien akan diberikan vaksin tambahan. Sedangkan untuk untuk mengantisipasi penularan, lanjut Kristanto, jam kunjung terhadap pasien dibatasi serta penunggu pasien diminta untuk tidak berganti-ganti.

Sementara itu, Kepala DKK Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo mengatakan, saat ini masih dilakukan penyelidikan epidemiologis sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, apakah terduga difteri atau positif dipteri.

"Untuk mematikannya, kita tunggu saja hasil pemeriksaan laboratorium. Hasilnya positif atau tidak," ujarnya. (Iwan Iswanda/gun)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners