Rekomendasi

Lestarikan Alam, Ribuan Pohon Jati Platinum Ditanam di Gunungkidul

Jumat, 15 Desember 2017 : 16.54
YOGYAKARTA - Sebanyak 2000 bibit jati platinum dan 1000 bibit mangga ditanam di desa Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul, pagi tadi. Pohon jati platinum bisa mencapai diameter 30 cm hanya dalam waktu lima tahun sudah bisa dipanen.

Penaman pohon dilakukan amasyarakat setempat didampingi Lembaga Ilmu Pengatahuan Indonesia (LIPI) serta Komisi VII DPR RI.

Kegiatan yang merupakan alih tehnologi melalui diseminasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan dan mempublikasikan hasil penelitian yang tidak hanya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, namun juga bagi kalangan industri maupun pemerintah.

Pimpinan LIPI Edi Hidayat mengatakan jati platinum merupakan hasil rekayasa genetika dengan cara mutasi radiasi sinar Gamma bekerjasama dengan Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) yang kemudian diperbanyak dengan kultur jaringan sehingga mutu bibitnya seragam.

"Jati platinum ini bisa mencapai diameter 30 cm hanya dalam waktu lima tahun sehingga bisa dipanen sebagai veneer untuk bahan bangunan," terang Edi di sela-sela acara penanaman pohon, Jum'at (15/12/2017).

Anggota Komisi VII DPR Agus Sulistiyono mengatakan selain memberi keuntungan ekonomi, menanam pohon jati platinum akan mampu memenuhi komitmen nasional mereduksi emisi karbon hingga 26 persen sampai 2020 atau setara 0,67 giga ton karbon.

Ia mengungkapkan kegiatan desiminasi ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat dalam mencintai dan meningkatkan potensi daerah.

Sebagai anggota Komisi VII yang bermitra kerja dengan LIPI, Agus mengatakan bahwa sederet hasil penelitian tepat guna LIPI terbukti dapat memperkuat pengembangan potensi daerah, terutama untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

"Mari kita cintai wilayah kita, mari kita cintai hutan dan tanaman kita agar kehidupan generasi anak cucu kita bisa menjadi lebih baik.

Kedepan saya berharap agar Desa Kedungpoh ini memiliki lahan yang lebih luas untuk ditanami pohon jati platinum, sebab setiap hektar pohon jati yang berusia maksimal 10 tahun ini bisa menyerap karbon 170 ton C berat jenis 0,8 C konten 0,5," katanya.

Agus mengungkapkan pentingnya perhatian dengan isu lingkungan dan pemanasan global. Politisi PKB itu menyinggung efek rumah kaca akibat pemanasan global.

"Pemanasan global akan semakin terasa apabila manusia tidak berbuat apa-apa. Sebab, energi matahari terperangkap dalam jumlah yang meningkat akibat gas rumah kaca. Efek pemanasan global juga mulai terjadi, seperti banjir, kekeringan, peningkatan suhu bumi, dan naiknya permukaan laut," katanya. (dab/gun)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners