Rekomendasi

Tahun Baru Aman Tanpa Petasan, Polisi Sidak Gudang Kembang Api

Sabtu, 30 Desember 2017 : 20.55
SUKOHARJO - Menjelang perayaan pergantian tahun, Kepolisian Resor Sukoharjo gencar menggelar operasi ke sejumlah tempat untuk memastikan tidak ada peredaran dan penggunaan petasan.

Dari beberapa tempat yang disisir Sabtu (30/12/2017), salah satunya sebuah gudang pinggir jalan di Dukuh Sidorejo RT 03/RW 12 Desa / Kecamatan Polokarto. Ditempat ini ditemukan sekira 4000 karton kembang api bermacam jenis tersimpan didalamnya.

Untuk memastikan kembang api tersebut tidak mengandung bahan peledak, oleh petugas beberapa karton pun dibongkar sebagai sampel untuk diperiksa. Hasilnya tidak ditemukan petasan atau material bahan peledak atau sejenisnya.

Salah satu karyawan bagian administrasi gudang, Merry Prantauani, menyebutkan, ribuan karton kembang api tersebut diproduksi di Jumantono, Kabupaten Karanganyar. Namun, sekarang tempat produksinya sudah tidak beroperasi karena alasan kembang api yang dijual sudah tidak laku.

"Yang ada di dalam gudang ini stok lebaran kemarin. Barang-barang ini sudah tidak laku karena kalah bersaing dengan merk lain," terangnya. Karyawan yang mengaku sudah 15 tahun bekerja ini menyakinkan bahwa yang tersimpan di gudang hanya kembang api serta sudah mengantongi ijin produksi.

"Untuk pabriknya di Karanganyar punya ijin. Disini tidak ada petasan atau bahan peledak," sebutnya kepada awak media.

Sementara, Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, mengatakan langkah pengecekan dilakukan untuk mengantisipasi peredaran petasan yang akan digunakan saat pergantian malam tahun baru.

"Kita sudah melakukan pengecekan ke kembang ap (gudang), kalau ada petasan akan kami sita. Tapi sampai saat ini belum ada petasan yang kita temukan. Hanya ada bunga api, tetapi tidak berbahan peledak,"ungkap Kapolres

Selanjutnya, untuk menjamin kenyamanan masyarakat saat merayakan malam pergantian tahun, Polres Sukoharjo menggandeng TNI membentuk tim gabungan.

"Nanti akan ada tim gabungan terdiri Polri dan anggota TNI yang standby dan berpatroli di sejumlah titik," pungkasnya. (Sapto Nugroho/irawan)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners