Rekomendasi

Wawalikota Yogya Ingatkan Pesan Jenderal Soedirman Dalam Perjuangan

Minggu, 24 Desember 2017 : 20.28
YOGYAKARTA - Untuk menyemarakkan Milad ke 105 Muhammadiyah, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kota Yogyakarta mengelar aksi sosial dengan kegiatan Musthadafin Care Day 2017.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu 23 Desember hingga 25 Desember besok itu di Plaza Ngasem, Kota Yogyakarta.

Jika digali dalam Al-Qur'an, Musthad'afin memiliki arti pihak lemah atau dilemahkan dan terkait erat dengan konteks ekonomi, kemerdekaan, dan fisik seseorang. Warga Kota Yogyakarta sendiri memiliki ketimpangan sosial yang cukup tinggi.

"Itu menunjukan masih banyak kaum musthadafin di Kota Yogyakarta ini," kata Ketua AMM Kota Yogyakarta, Anang Amiruddin di Plaza Ngasem, Kota Yogyakarta.

Menurutnya, untuk memberdayakan kaun musthadafin ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tapi juga tugas bersama masyarakat yang mampu. Termasuk organisasi dakwah seperti Muhammadiyah untuk mensejahterakan warga Kota Yogyakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Purwadi menyambut baik kegiatan ini. Dia sempat mengingatkan pesan dakwah dan perjuangan yang pernah disampaikan tokoh nasional, Jenderal Soedirman.

Selain sebagai sosok yang gigih berjuang melawan penjajah, Soedirman merupakan ustad sekaligus tokoh pendidik di Muhammadiyah. "Jenderal Soedirman pernah mengatakan untuk menjadi kader Muhammadiyah itu berat. Kalai masih bimbang dan ragu, silahkan pulang," katanya

Apa yang disampaikan Jenderal Soedirman itu merupakan cermin dan sikap untuk terus berjuang demi masyarakat. Bagian terpenting dalam perjuangan harus dilakukan secara berkelompok atau bersama-sama, termasuk membela kaum musthadafin atau kaum terpinggirkan ini.

Apa yang dilakukan AMM ini sejalan dengan berbagai program yang dilakukan oleh Pemkot.

Mulai dari memperhatikan kaum lansia, kaum perempuan supaya mendapat kesamaan hak, akses untuk anak-anak supaya tumbuh kembang normal, akses pendidikan dan kesehatan khususnya bagi orang miskin hingga kaum difabel yang dibantu agar mandiri secara ekonomi.

Heroe mencatat masih banyak warga Kota Yogyakarta yang perlu memperoleh beragam fasilitas dari negara. Termasuk bantuan baik langsung maupun tidak dalam upaya mengentaskan dari garis kemiskinan.

Dia memberi gambaran bantuan permodalan bagi difabel hingga pelatihan ketrampilan bagi kalangan anak muda supaya mandiri. (dab/gun)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners