Rekomendasi

Bahas Gizi Buruk, Presiden Jokowi Mendadak Panggil Gubernur Papua ke Istana

Rabu, 24 Januari 2018 : 13.52
presiden jokowi (Foto: Biro Pers Satpres)
JAKARTA - Presiden Joko Widodo memanggil Gubernur Papua Lukas Enembe, Bupati Asmat Elisa Kambu, dan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Nduga, Wentius Nimiangge ke Istana Kepresidenan Bogor untuk memutuskan solusi terhadap kejadian luar biasa (KLB) penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua.

"Harus ditangani dengan langkah preventif. Tapi apapun harus ada sebuah solusi jangka pendek sampai jangka menengah dan panjang," ucap Presiden seperti dilansir dari Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Presiden mengatakan bahwa dirinya sudah memahami betul kondisi medan berat yang dihadapi di Papua. "Saya sudah tahu seperti apa medannya, sangat berat, medan di sana berat," katanya.

Pada 16 Januari lalu, pemerintah telah mengirimkan 39 tenaga kesehatan bersama TNI dan Polri untuk terjun ke lapangan. "Tapi itu kan (solusi) jangka pendek," ucap Presiden.

Maksud Presiden memanggil ketiga pejabat tersebut untuk bersama-sama memutuskan solusi jangka panjang atas KLB yang terus terjadi berulang tersebut.

Untuk memastikan solusi jangka panjang dapat diimplementasikan, Presiden memerlukan masukan dari kepala daerah karena merekalah yang paling mengetahui kondisi, budaya dan kekhususan lainnya yang ada di daerah tersebut.

"Akan kita segera putuskan apakah mungkin perlu relokasi terbatas atau memerlukan infrastrukstur khusus," kata Presiden.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden didampingi Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.(Irawan)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya