Rekomendasi

Calon Tunggal Ingin Menang Lawan Kotak Kosong? Ini Syaratnya

Jumat, 12 Januari 2018 : 21.30
Loading...
KARANGANYAR - Pasangan calon tunggal dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) harus meraih minimal 50% plus 1 suara sah untuk memenangkan pertarungan.

Hal tersebut dikatakan Divisi Teknis Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, Maksum, sebelum kegiatan sosialisasi pengunduran pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati, Jumat (12/1/2018).

Menurut Maksum, ketentuan Pilkada dengan satu pasangan calon diatur dalam UU 10/2016 dan Peraturan KPU Nomor 14/2015.

Di dalam peraturan itu, ada syarat minimal yang harus dipenuhi pasangan calon tunggal untuk memenangkan Pilkada. Hal ini berbeda, jika dalam pilkada Karanganyar terdapat dua atau lebih pasangan calon. Pemenangnya akan ditentukan banyaknya perolehan suara.

"Dalam ketentuan ini, pasangan calon tunggal dinyatakan sebagai pasangan calon terpilih bila memperoleh suara lebih dari 50% dari suara sah," kata Maksum, Jumat (12/1/2018).

Dijelaskannya, ketentuan itu juga mengatur bila perolehan suara paslon tunggal tidak mencapai syarat minimal keterpilihan itu, maka pelaksanaan Pilkada akan ditunda sampai Pilkada tahun 2020. "Dan pemerintah akan menunjuk pelaksana tugas kepala daerah," terangnya.

Pilkada Karanganyar saat ini tengah memasuki masa perpanjangan pendaftaran pasangan calon. Pasalnya, hingga penutupan pendaftaran pada tanggal 10 Januari 2018 pukul 00.00 Wib, baru satu pasangan calon yang mendaftar, yakni Juliyatmono-Rober Christanto yang didukung 8 parpol dengan jumlah 39 kursi dari 45 kursi dan menyisahkan PKS yang hanya memiliki 6 kursi di DPRD setempat.

Komisioner KPU Karanganyar divisi sosialisasi, Budi Sukramto, mengatakan, perpanjangan pendaftaran pasangan calon dibuka selama 3 hari, yakni 15-17 Januari 2018.

Mulai hari ini (Jumat, red), lanjutnya, KPU telah melakukan sosialisasi, dengan mengundang tokoh masyarakat, partai politik agar mengetahui jika KPU kembali membuka pendaftaran bagi bakala calon bupati dan wakil bupati.

Dijelaskannya, jika sampai tanggal 17 Januari 2018 pukul 24.00 WIB tidak juga ada calon yang mendaftar, maka akan dilanjutkan ke tahapan berikutnya, dengan melakukan pemeriksaan terhadap berkas administrasi serta pemeriksaan kesehatan.

"Jika telah dinyatakan lengkap, bakal pasangan calon akan ditetapkan menjadi pasangan calon bupati dan wakil bupati, pada tanggal 12 Feruari 2018 mendatang," terangnya. (Iwan Iswanda/martin)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners