Rekomendasi

Cek-cok, Mahasiswi UNS Diceburkan ke Sungai Opak dari Jembatan

Senin, 29 Januari 2018 : 21.50
korban (istimewa)
YOGYAKARTA - Tim SAR Pantai Parangtritis, berhasil mengevakuasi Septiana (20), mahasiswi Universitas Negeri Solo. Evakuasi dibawah Jembatan Kretek, Bantul, dini hari tadi sekira pukul 03.00 WIB.

Perempuan warga Dusun Gatak, Jotangan, Bayat, Klaten itu dalam kondisi kedinginan. Dia meminta tolong saat terapung dengan pegangan kayu ranting yang ada diatas sungai tersebut.

Ditengarai, perempuan ini merupakan korban percobaan pembunuhan dengan cara di lempar dari atas jembatan. Beruntung, korban selamat meski kondisi lemah.

"Saat kita evakuasi tubuh korban menggigil kedinginan karena basah kuyup, kondisi lemah butuh pemulihan," kata Komandan SAR Parangtritis, Ali Joko Sutanto, Senin (29/1/2018).

Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Puskesmas guna mendapatkan perawatan. Terkait dugaan percobaan pembunuhan, Ali tak ingin berspekulasi karena bukan ranahnya.

Meski demikian, pihak kepolisian tengah berupaya mencari informasi. Termasuk, meminta keterangan pada korban yang merupakan warga Klaten tersebut.

Informasinya, ada warga sekitar Widodo (42) dan Asti (29) melintas di jembatan dengan sepeda motor. Mereka mendengar suara perempuan minta tolong. Lalu, keduanya mencarinya.

Mereka terkejut saat melihat korban berpegan ranting menangis sambil meminta tolong dibawah jembatan sungai itu. Sambil menenangkan korban, mereka warga ini melapor ke Koramil terdekat.

Selanjutnya, koordinasi dengan petugas SAR untuk evakuasi. Perahu karet serta pelampung didatangkan untuk menolong korban yang berada di Sungai Opak ini.

Jarak antara jembatan dengan aliran sungai ini sekitar 10 meter. Kapolsek Kretek, Kompol Leo Fasak ketika dimintai keterangan meminta semua bersabar karena masih mencari keterangan dan siap memburu pelaku.

Apalagi kondisi korban kini sudah mulai membaik, dan sudah bisa dimintai keterangan. "Kondisi korban sudah semakin membaik, dan sudah bisa kita ajak komunikasi," kata Kapolsek Kretek kepada wartawan.

Penyidik sudah mendapatkan keterangan terkait kronologi dugaan percobaan pembunuhan terhadap Septiana. Kejadian yang menimpa gadis malang ini, berawal ketika korban bersama dengan pacarnya dan teman pacarnya berencana berkunjung ke Pantai Parangtritis.

Namun sesampainya di jembatan Kretek, terjadi pertengkaran antara korban dan pacarnya atau pelaku. Dari pengakuan korban, pacar mendorong korban hingga korban terjatuh ke bawah jembatan yang mengalir aliran Sungai Opak.

Menurut Kapolsek, pihak penyidik saat ini masih mendalami penyebab pertengkaran korban dan pacarnya termasuk juga peran satu teman laki-laki lain yang berangkat bersama ke Pantai Parangtritis.

"Tolong kami diberi waktu agar penyidik mengetahui peran masing-masing, pacar korban dan satu teman lelaki lainnya," katanya. (dab/irawan)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya