Rekomendasi

Dinamika Jelang Pilkada Karanganyar: Pilkada Timbulkan Berbagai Spekulasi

Kamis, 04 Januari 2018 : 14.47
KARANGANYAR - Meskipun telah mendapat dukungan dari empat partai politik, calon petahana yang saat ini masih menjabat bupati Karanganyar, belum juga menentukan siapa bakal calon wakil bupati yang akan mendapinginya dalam pemilihan kepala daerah yang akan digelar pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

Berbagai spekulasi pun bermunculan, mulai dari keretakan pasangan YURO hingga munculnya koalisi baru.

Calon petahana, Juliyatmono, hingga saat ini pun enggan memberikan keterangan. Saat ditanya wartawan, politisi Golkar tersebut selalu menghindar dan mengatakan, akan bicara soal pilkada pada saat pendaftaran.

Demikian halnya ketika ditanya siapa bakal calon wakil bupati yang akan mendampinginya, Juliyatmono enggan berbicara. "Saya tidak akan bicara politik dulu. Soal Pilkada, saya akan bicara pada saat pendaftaran," kata Juliyatmono.

Atas kondisi ini, berbagai analisis dan spekulasi bermunculan. Informasi yang dihimpun hariankota.com dari berbagai sumber, Juliyatmono akan menggandeng Sumanto, politisi PDIP yang saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Karanganyar.

Ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Sumanto mengaku tidak mendengar rumor yang berkembang di masyarakat tersebut. Menurutnya, persoalan siapa yang akan direkomendasi, sepenuhnya menjadi kewenangan DPD dan DPP PDIP.

"Informasi dari mana, saya malah tidak tahu. Soal pilkada, itu urusan DPD PDIP Jawa Tengah dan DPP PDIP. Sampai saat ini juga belum ada rekomendasi," kata Sumanto, Kamis (4/1/2018).

Ditambahkannya, komunikasi antara dirinya dan Juliyatmono, sampai saat ini juga belum ada.

"Saya dan Juliyatmono juga belum ada komunikasi. Yang saya ketahui, Demokrat, PKB dan Gerindra yang mendukung Juliyatmono. Soal pasangan diserahkan kepada yang bersangkutan," jelasnya.

Isu keretakan pasangan YURO (Juliyatmono-Rohadi Widodo) juga menyeruak. Pasangan yang saat ini masih menjabat sebagai bupati dan wakil bupati Karanganyar ini, diperkirakan banyak pihak akan pecah dan berjalan sendiri-sendiri.

Ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya, sekretaris DPD PKS Karanganyar, Darwanto mengungkapkan, hingga saat ini, PKS tetap memegang komitmen tetap mengusung YURO dalam pilkada mendatang. Menurutnya, saat ini, PKS masih menunggu rekomendasi resmi.

"Politik itu kan dinamis. Semua partai yang ada, juga masih menunggu rekomendasi resmi. Soal adanya keretakan, itu hal yang biasa jelang pilkada, yang jelas partai punya jalur sendiri. Jadi tidak perlu galau lah," ujarnya, Kamis (4/1/).

Sampai saat ini, lanjut Darwanto, PKS masih terus melakukan komunikasi politik dengan seluruh partai di Karanganyar. "Komunikasi politik terus berjalan dengan seluruh partai," pungkasnya. (Iwan Iswanda/martin)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners