Rekomendasi

Imbas Kisruh Hanura, 43 Pengurus Ranting Partai Hanura Mundur

Rabu, 31 Januari 2018 : 21.45
KLUNGKUNG - Menjelang Pilkada Klungkung dikabarkan sebanyak 43 pengurus ranting Partai Hanura di Kabupaten Klungkung Bali ramai-ramai mengundurkan diri dari kepengurusan.

Mereka yang mundur dari partai besutan Oesman Sapta Odang (OSO) itu terdiri dari Kecamatan Klungkung, Dawan, dan Banjarangkan. Alasan mundurnya sejumlah pengurus ranting Hanura di tiga kecamatan itu, disebabkan tidak adanya komunikasi antara ranting dengan pengurus DPC Partai Hanura Klungkung.

Alasan lainnya, karena kepengurusan di ranting-ranting tersebut bentukan Putu Tika yang juga mantan pengurus DPC Hanura Klungkung dan telah hijrah ke Partai NasDem sejak Oktober 2016.

Surat pengunduran diri pengurus ranting ketiga kecamatan dilayangkan 10 Januari 2018 diterima Ketua DPC Hanura Klungkung, Wayan Suyasa.

"Meski mengundurkan diri, namun kami belum mengarahkan suara ke mana, masih menunggu arahan Pak Tika," tandas Kordinator Kecamatan Banjarangkan Ketut Astawa yang didampingi Kordinator Kecamatan Klungkung, Komang Santiyasa dan Kordinator Kecamatan Dawan, Komang Suantara ditemui wartawan di Denpasar, Selasa (30/1/2018).

Astawa menyebutkan, persoalan pokok mundurnya ketiga ranting di ketiga kecamatan selain tidak adanya komunikasi juga disebabkan ranting ranting tersebut merupakan bentukan Putu Tika. "Kami ini loyalis Pak Tika, jadi kemana dia pergi kita ke sana," ujarnya. Baginya, tidak ada yang namanya fanatik partai.

"Sah-sah saja, ketika kami memutuskan mengundurkan diri dari Partai Hanura dan pindah ke partai lain," tutup Astawa. Hingga kini, belum diperoleh konfirmasi dari pengurus DPC maupun DPD Partai Hanura Bali terkait pengunduran diri para pengurus ranting di Kabupaten Klungkung. (Made Sugandha/martin)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya