Rekomendasi

Jelang Pilkada Karanganyar: Jaga Kondusifitas, Baliho Dukungan Diminta untuk Diturunkan

Kamis, 11 Januari 2018 : 15.14
Sejumlah baliho dukungan partai politik dan relawan terpasang di sejumlah titik di karanganyar
KARANGANYAR - Belum memasuki masa kampanye, sejumlah baliho dukungan partai politik dan relawan Juliyatmono terpasang di sejumlah titik strategis di Karanganyar. Hal ini memantik reaksi masyarakat.

Rony Wiyanto, salah satu warga Karanganyar, mendesak panwaskab, segera menurunkan baliho tersebut, untuk menjaga dan menghormati pihak lain serta menjaga stabilitas dan kondusifitas di Karanganyar yang memanas menjelang pemilihan kepala daerah.

"Ini kan belum masa kampanye. Pendaftaran bakal calon juga baru saja selesai. Alangkah baiknya, jika baliho tersebut diturunkan. Hal ini untuk menjaga kondusifitas di Karanganyar," kata salah satu warga Karanganyar, Rony Wiyano, Kamis (11/01/2018).

Sementara itu, komisioner Panwaskab Karanganyar divisi hukum dan penindakan, Nuning Ridwanita Priliastuti mengatakan, Panwaskab belum dapat mengambil tindakan terhadap pemasangan baliho tersebut.

Pasalnya, menurut Nuning, saat ini, pasangan calon belum ditetapkan secara resmi sebagai peserta pemilihan kepala daerah (Pilkda) Karanganyar.

"Kita belum bisa mengambil tindakan. Pemasangan ini termasuk urusan perijinan dari instansi terkait. Berbeda halnya jika keduanya telah ditetapkan sebagai pasangan calon dan memasang spanduk sebelum masa kamapanye, kami baru bisa mengambil tindakan," kata Nuning, Kamis (11/1/2018).

Ketika dikonfirmasi, Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi mengungkapkan, persoalan pemasanagan baliho memang harus memiliki ijin. Setiap baliho apapun, menurut Samsi, harus melalui proses perijinan.

"Pemasangan baliho apapun, baik itu partai politik, maupun yang lain, prosedurnya jelas dan harus ada ijin. Terkait baliho dukungan terhadap salah satu calon yang terpasang di sejumlah titik, laporan yang saya terima, memang telah sesuai prosedur dan berijin, jadi tidak masalah. Kalau memang mau ditertibkan, itu menjadi ranah Panwaskab," tandasnya. (Iwan Iswanda/Martin)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners