Rekomendasi

Kaget Ada 'Deal Politik', Partai Gerindra Karanganyar Tunggu DPP Berkoalisi dengan PKS

Sabtu, 06 Januari 2018 : 06.54
Juliyatmono dan Rohadi Widodo saat masih mesra
SEMARANG - Dinamika politik jelang Pilkada di Karanganyar semakin memanas jelang pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Karanganyar.

Hingga saat ini, baru satu nama yang berkembang dalam bursa pencalonan bupati Karanganyar 2018. Satu nama tersebut yaitu Juliyatmono kader partai beringin yang kembali diusulkan maju di Pilkada serentak 2018 ini.

Kembali majunya Juliyatmono yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Karanganyar, langsung mendapatkan dukungan dari tiga partai. Bahkan tiga partai yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Gerindra dan terakhir adalah partai Demokrat, langsung memberikan surat tugas rekomendasi pada Juliyatmono.

Namun jelang pendaftaran bacalon bupati dan wakilnya di KPU Karanganyar, berhembus kabar ada 'deal politik' bahwa pasangan Juliyatmono dan Rohadi (Yu-Ro) tidak lagi berpasangan untuk maju dalam pilkada Karanganyar. Sontak "deal politik" membuat kaget partai Gerindra.

Sekertaris DPW Partai Gerindo Jateng, Sriyanto Saputro menyebut jika Partai Gerindra memberikan dukungan, dikarenakan Juliyatmono berjanji tetap berpasangan dengan Rohadi, kader PKS, untuk maju kembali dalam bursa pilkada Karanganyar.

Sehingga prosesnya diajukan ke DPP. Namun setelah diproses hingga ke DPP ternyata keduanya tidak lagi berpasangan.

"Tentu saja kami juga kaget, karena selama lima tahun ini kami amati pasangan Yuro (Yuliyatmono-Rohadi) kami lihat mereka 'clear'," jelas Sriyanto saat dihubungi hariankota.com, Jumat (5/1/2017).

Padahal, lanjut Sriyanto pihaknya sangat mengetahui bagaimana masa awal perjuangan mereka saat pertama pencalonan mereka.

Sambil mengutip pribahasa jawa, Sriyanto sangat mengetahui 'lara lapane' (susahnya perjuangan) mereka saat akan pencalonan dulu. Meski belum muncul tapi Gerindra sudah mendukung.

"Ya inilah politik dan kita memahami dan menghargai. Terkait langkah selanjutnya (apakah akan mencabut dukungan atau tidak) kami masih menunggu arahan dari DPP," papar Sriyanto. (Baca juga : Breaking News: jelang pilkada karanganyar, petahana resmi cerai)

Saat ditanya apakah ada kemungkinan Partai Gerindra akan melakukan koalisi dengan PKS pihaknya tidak menampik. Di beberada daerah koalisi Gerindra - PKS terbilang sukses. Demikian juga dengan partai lain juga bisa menjalin koalisi. Sampai detik ini pihaknya masih menunggu arahan DPP.

"Lagi-lagi yang namanya politik tidak ada hal yang tidak mungkin. Segala kemungkinan bisa terjadi, bahkan the last minute-pun pasti masih bisa terjadi dinamika," pungkasnya. (Nugi/Irawan)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners