Rekomendasi

Mahfud MD, Jangan Pertentangkan Islam dan Pancasila

Senin, 22 Januari 2018 : 10.47
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD hadir di Kartasura, Sukoharjo dalam pertemuan rutin KAHMI Soloraya. (Sapto Nugroho)
SUKOHARJO - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD meminta agar masyarakat tak lagi memperdebatkan masalah Islam dan Pancasila karena antara keduanya sudah menyatu.

"Jangan mempertentangkan bahwa Islam itu anti Pancasila dan dibilang Pancasila tidak cocok dengan Islam," tegas Mahfud, dalam pertemuan rutin Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Soloraya dengan tema Islam dan Pancasila di Desa Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Minggu (21/1/2018) malam.

Menurutnya, Islam dan Pancasila itu sudah hasil proses persenyawaan yang dibangun setelah adanya kekerasan karena dulu ada pemberontakan untuk menjadikan Islam sebagai negara.

Dan (Pancasila) dibangun secara konstitusi melalui Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), lewat konstituente (lembaga negara yang membuat undang-undang) dan pemilu. "Kan ketemu itu, jangan terus dipertentangkan. Ini sudah selesai, sudah selesai," tandasnya

Menjawab keraguan apakah ada harapan mewujudkan ideologi pancasila dalam kehidupan nyata. Mahfud mengajak untuk selalu berpikir optimis, meskipun ada yang menyebutkan ideologi itu tidak bisa menepati janji.

Namun terkait Pancasila sebagai ideologi, Mahfud mengatakan itu arahan mendekati terciptanya negara adil dan makmur.

"Karena kita tidak tahu kapan negara ini akan adil dan makmur. Tapi kalau mendekati (adil dan makmur) iya. Misalnya, perbuatan korupsi itu tidak sesuai dengan Pancasila, ya dijebloskan saja ke penjara," tegasnya

Kehadiran Mahfud MD dalam pertemuan rutin KAHMI Soloraya ini sudah sejak lama diharapkan oleh hampir semua anggota. Terbukti meski hujan turun tanpa henti, semua sudut ruang pertemuan penuh hingga meluber keluar.

Salah satu pngurus KAHMI Soloraya, Bidang Kajian dan Pengajian, Sucipto Subadi mengungkapkan kehadiran Mahfud MD yang diharapkan memberi pencerahan ini sudah ditunggu sejak November 2017 lalu

"Namun, karena kesibukan beliau maka baru terlaksana Januari ini," tukasnya. (Sapto Nugroho/Gun)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners