Rekomendasi

Masuki Tahun Politik, Presiden Jokowi Minta Para Menteri Fokus Kerja

Rabu, 03 Januari 2018 : 20.57
JAKARTA - Mengawali awal bulan di tahun 2018, Presiden Joko Widodo menggear rapat kabinet paripurna perdana. Dalam rapat kabinet, Presiden Jokowi meminta pada para menteri, untuk tetap bekerja dalam meningkatkan perekonomian dan mengurangi ketimpangan, meskipun tahun ini merupakan tahun politik.

"Saya ingin ulangi, saya minta tetap fokus bekerja terutama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengatasi ketimpangan, dan menurunkan angka kemiskinan," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/1/2018).

Selain itu, Jokowi meminta segala capaian yang telah diraih pemerintah selama tahun 2017, untuk dapat ditingkatkan di tahun ini. Terlebih, saat ini kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia sedang meningkat.

Hal itu ditandai dengan capaian terakhir di mana Fitch Ratings menaikkan peringkat utang negara dari sebelumnya BBB menjadi BBB dengan outlook stabil.

"Kepercayaan dunia internasional kepada kita juga semakin tinggi karena melihat apa yang sudah kita kerjakan baik reformasi di perizinan, regulasi, maupun perbaikan dalam kemudahan berusaha," ucapnya.

Dalam hal penanggulangan kemiskinan, Presiden Joko Widodo baru saja menerima laporan menggembirakan dari Badan Pusat Statistik (BPS). Angka kemiskinan yang dirilis BPS menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di Indonesia semakin menurun.

"September 2017 jumlah penduduk miskin di Indonesia sebesar 26,58 juta orang atau 10,12%. Turun 0,52% jika dibandingkan pada bulan Maret 2017, yaitu sebesar 27,77 juta orang. Juga berkurang dibanding September 2015 yang mencapai 11,13% dan 10,70% pada September 2016," ungkapnya.

Namun, ia meminta jajarannya untuk terus menekan angka kemiskinan baik di pedesaan maupun di perkotaan. Oleh karena itu, angka inflasi dan stabilitas harga bahan-bahan pokok dimintanya untuk terus dikendalikan.

"Program rastra dan program bantuan pangan nontunai yang rencananya akan didistribusikan di awal tahun juga harus segera dijalankan secara tepat waktu dan sasaran," ia menambahkan. (Akbat Nugroho)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya