Rekomendasi

Mensos: Pangkas Isolasi Kata Kunci Memajukan Kesejahteraan dan Kesehatan di Papua

Senin, 29 Januari 2018 : 23.33
JAKARTA – Memangkas isolasi yang terjadi di sejumlah kawasan di Papua dan Papua Barat menjadi salah satu kata kunci untuk menuntaskan persoalan kesehatan dan kesejahteraan di sana.

Demikian disampaikan Menteri Sosial Idrus Marham, dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk "Tantangan Kesehatan Masyarakat Papua" yang digelar di Ruang Serbaguna Roeslan Abdulgani, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jakarta, Senin (29/1/2018).

“Berdasarkan hasil kunjungan ke sana, baru-baru ini, saya dapat menarik kesimpulan bahwa daerah ini memang sangat terisolasi. Oleh karena itu, untuk menyeleaikan masalah tersebut yang harus dilakukan adalah memangkas kondisi keterisolasian tersebut. Inilah yang menjadi kata kuncinya,” tuturnya.

Lebih dari itu, Mensos juga menggarisbawahi tentang kondisi lingkungan di sana. Menurut dia, kondisi lingkungan yang sangat tidak sehat menjadi faktor utama yang mempengaruhi kondisi kesehatan masyarakat, khususnya di Agats, Papua.

“Saat kami sampai di sana, kami melihat bagaimana rumah-rumah berada di atas rawa. Bahkan perkantoranpun di atas rawa,”katanya.

Terkait upaya yang dilakukan menyusul KLB, Mensos mengatakan, pihaknya melihat tim terpadu telah terbentuk dan berjalan. Baik itu dari Kemensos, Kemenkes, TNI/Polri, maupun pemerintah daerah dan desa-desa.

“Tim terpadu sudah bekerja. Sudah ada posko yang diketuai oleh Komandan Korem setempat, Brigjen Asep. Tim ini bekerja menelusuri wilayah yang sulit dijangkau,” katanya.

Mensos menjelaskan, ada 22 dari 23 distrik yang diidentifikasi sulit dijangkau. Dalam arti, sambung dia, dari daerah yang satu ke daerah yang lain itu harus dicapai dalam waktu bervariasi antara 2 hingga 7 jam perjalanan.

“Dari langkah pemantauan yang dilakukan tim tersebut, sudah bisa dijangkau 12.398 anak yang tersebar di 23 distrik. Itu sekitar 80 persen dari total anak yang ada,” ujarnya. (Gunadi)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners