Rekomendasi

Pilkada Karanganyar: Ajakan Nyoblos Kotak Kosong Marak

Minggu, 14 Januari 2018 : 17.07
KARANGANYAR - Ajakan untuk memilih kotak kosong semakin merebak di media sosial. Pantauan hariankota.com, di media sosial facebook memang sudah beredar ajakan memilih kotak kosong, yang akan bersanding dengan gambar Juliyatmono-Rober Christanto jika pasangan itu ditetapkan sebagai calon tunggal dalam pilkada yang akan digelar pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

Sontak saja, ajakan untuk memilih kotak kosong ini mendapat tanggapan dari Julytamono, salah satau bakal calon bupati yang berpasangan dengan Rober Christanto.

Kepada sejumlah wartawan, Juliytamono mengatakan, menganggap jika ajakan untuk memilih kotak kosong tersebut, merupakan satu dinamika politik yang tidak perlu ditanggapi berlebihan. Menurutnya, seiring dengan berjalannya waktu, aksi ajakan untuk memilih kotak kosong di media social itu, akan hilang dengan sendirinya.

"Jika dikampanyekan, kan ada undang-undang yang mengatur. Tapi kalau saya melihat, jika kotak kosong ini dikampanyekan, sikap untuk ikut memiliki Karanganyar, patut dipertanyakan. Ini bukan untuk kepentingan orang per orang, tapi untuk kepentingan rakyat Karanganyar. Semua diberikan ruang yang sama," kata Juliyatmono, Minggu (14/1/2018).

Juliyatmono juga meminta kepada tim sukses, untuk tidak menyikapi ajakan kampanye kotak kosong ini secara berlebihan. Seluruh tim akan bergerak memberikan penjelasan terkait pilkada di Karanganyar.

"Saya minta tim sukses jangan terlalu rekatif menyikapi soal kotak kosong ini.Kita secara bersama-sama akan memberikan sosialisasi. Pemerintah juga akan melakukan sosialisasi," jelasnya.

Dijelaskannya, jika ajakan memilih kotak kosong itu berkembang ke arah kejahatan ITE barulah hal itu akan ditangani oleh polisi. Misalnya berubah menjadi hasutan,atau perbuatan yang mengajak kebencian. Namun jika sekadar ajakan memilih kotak kosong, lanjutnya, tidak masalah.

Sementara itu Polres Karanganyar telah menyiapkan satuan tugas khusus (Satgasus) untuk melakukan pemantauan black campaign yang dilakukan oleh masyarakat di media sosial. Tim tersebut akan bergerak emantau kampanye hitam yang ditujukan kepada siapapun.

"Saya perlu menangani dan mensikapi sejak awal kemungkinan adanya kampanye hitam melalui media sosial, sehingga secepatnya kita cegah, termasuk kampanye menjelek-jelekkan pasangan calon bupati dan wakil bupati. Kalau sampai melanggar hukum pasti akan kita proses," tandas Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto. (Iwan Iswanda/martin)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners