Rekomendasi

Pilkada Karanganyar: Jelang Akhir Perpanjangan Pendaftaran, PKS Konsultasi ke KPU

Selasa, 16 Januari 2018 : 22.45
KARANGANYAR - Menjelang akhir masa perpanjangan pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) bupati-wakil bupati untuk Pilkada Karanganyar 2018, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), melalui dua orang utusannya, mendatangi KPU Karanganyar untuk konsultasi, Selasa (16/1/2018).

Pantauan hariankota.com, dua utusan PKS tersebut, selama 30 menit melakukan konsultasi dengan komisioner KPU, terutama yang berkaitan dengan syarat pencalonan dan syarat calon yang harus dipenuhi, untuk dapat mengusung bapaslon dalam pilkada Karanganyar.

Usai melakukan konsultasi, secara tertutup di lantai dua KPU, kedua ustusan tersebut, langsung keluar dan tidak bersedia memberikan keterangan secara rinci kepada wartawan yang telah menunggu.

Ketika dicecar dengan sejumlah pertanyaan, salah satu utusan PKS, Paryanto hanya tersenyum.

Ketika ditanya apakah kedatangannya ke KPU untuk menanyakan mengenai syarat pencalonan, serta kemungkinan pencabutan dukungan dari partai yang telah mendukung bapaslon yang sudah mendaftar di KPU, lagi-lagi Paryanto menjawab dengan anggukan kepala.

Paryanto juga tidak bersedia mengungkapkan dengan partai mana akan berkoalisi untuk mengusung bapaslon dalam pilkada. "Sudah ya, kita hanya konsultasi," ujarnya sambil meninggalkan wartawan.

Sementara itu, Komisioner KPU Divisi Teknis Muhammad Maksum setelah melakukan pertemuan dengan utusan PKS mengatakan, kedatangan utusan tersebut, untuk berkonsultasi terkait syarat pencalonan, serta perubahan komposisi partai pendukung.

"Memang betul, ada dua utusan PKS yang konsultasi. Kami sampaikan bahwa jika PKS akan berkoalisi dengan salah satu partai yang sudah mendukung bapaslon lain, maka sebelum mendaftarkan bapaslon yang akan diusungnya harus menyelesaikan perubahan komposisi dari koalisi yang sudah terbentuk.

Seperyi orang yang bercerai, maka sebelum menikah lagi, harus menyelesaikan urusan perceraiannya terlebih dulu," jelas Maksum.

Dijelaskannya, jika berbagai persoalan telah diselesaikan, maka PKS dapat mengusung bapaslon dalam Pilkada Karanganyar. Dengan demikian, maka peta kekuatan politik akan berubah.

"Jika terjadi perubahan komposisi koalisi, maka bapaslon yang sudah mendaftar, dapat mendaftar kembali dengan komposisi koalisi yang baru, karena ada partai yang keluar dari koalisi yang sudah ada," urainya.

Sebagaimana diketahui, sebanyak delapan partai politik di Karanganyar, berkoalisi untuk mengusung pasangan Juliyatmono-Rober Christanto sebagai bapaslon dalam pilkada. Delapan partai itu adalah Partai Golkar, PDIP, Partai Demokrat, PPP, Partai Hanura, Partai Gerindra, PKB dan PAN. Hanya PKS yang tidak mendukung. (Iwan Iswanda/martin)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners