Rekomendasi

Politik Dukungan Makin Meluas, Suhu Politik Meningkat Lagi, Juliyatmono Dapat Dukungan

Rabu, 03 Januari 2018 : 10.12
KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono, yang akan kembali maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang, kembali mendapat dukungan sebagai bakal calon (balon) bupati. Kali ini dukungan datang dari Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Karanganyar.

Ketua DPD PAN Karanganyar, Muhammad Yunus melalui telepon selularnya, Rabu (3/01/2018) mengatakan, dukungan untuk kembali mengusung Juliyatmono, diputuskan dalam rapat pleno yang digelar akhir pekan lalu.

"Keputusan untuk kembali mendukung dan mengusung Juliyatmono sebagai balon bupati, berdasarkan hasil rapat pleno. Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan suara para kader dan masyarakat yang masih menginginkan Juliyatmono kembali memimpin Karanganyar," kata Yunus (3/01/2017).

Menurut Yunus, dalam rapat pleno tersebut, juga muncul nama ketua PDM Muhammadiyah, Syamsuri, sekretaris DPD PAN Sutoyo, serta Rohadi Widodo yang diusulkan untuk mendampingi Juliyatmono sebagai balon wakil bupati.

"Sejumlah nama tersebut memang sempat jadi bahan perdebatan dalam rapat pleno. Meski demikian, untuk memutuskan siapa yang akan menjadi balon wakil bupati, maka akan diputuskan antara Pan dan Juliyatmono," ujarnya.

Sebelumnya, tiga partai politik, masing-masing PPP, Partai Gerindra dan Partai demokrat, terlebih dahulu kembali mendukung Juliyatmono sebagai balon bupati. Hanya saja, dukungan tersebut hanya sebatas kepada balon bupati.

Sementara itu, wakil ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Paryono mengatakan, dalam setiap perhelatan politik, munculnya sejumlah manuver dari berbagai partai politik, adalah hal yang wajar. Kondisi menjelang pilkada, berbagai manuver selalu dilakukan untuk menarik simpati masyarakat.

"Soal Karanganyar, dimana sejumlah partai telah mengusung petahana, kita menghargai itu. Masing-masing partai memainkan strateginya sendiri. Itu bagian dari dinamika politik. Semua telah memainkan kartu trufnya masing-masing.

Kita saling menghargai apapun yang menjadi keputusan masing-masing partai politik. PDIP punya strategi sendiri. Nanti setelah ada rekomendasi, baru diketahui. Ini adalah bagian dari strategi politik," tandasnya. (Iwan Iswanda/martin)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners