Rekomendasi

Ratusan Airsoft Gun Diamankan Bea Cukai Bandara Soetta

Selasa, 30 Januari 2018 : 23.03
Loading...
istimewa
TANGERANG - Ratusan Airsoft Gun tanpa dilengkapi dokumen sah berhasil digagalkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Bandara Soekarno - Hatta. Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta Erwin Situmorang mengatakan Airsof Gun itu dibawa dari Kualalumpur menggunakan pesawat Malaysia Airline MH 711.

Terbongkarnya ratusan Airsoft Gun karena adanya kecurigaan dari petugas saat barang bawaan penumpang itu dibawa dari pesawat yang parkir di Terminal 2D Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta.

Dan benar juga, saat barang dibongkar dengan disaksikan pemilik barang,berinisial E, ternyata berisi senjata api atau replikanya. Jumlah kemasan yang diduga terdapat senjata api/repIikanya tersebut sebanyak 5 koli, terdiri dari 4 (empat) koper dan 1 (satu) ransel.

"Dari hasil pemeriksaan, diketahui koper dan tas tersebut berisi 109 (seratus-' sembilan) pieces bagian dari airsoft gun dengan rincian 15 Unit Frame Airsoft Gun Pistol Model Spring dari Bahan Metal, 5 Unit Gearbox Airsoft Gun Model Elektrik.

33 Unit Magazen Airsoft Gun, 12 Unit Laras Panjang Airsoft Gun dari Bahan Metal, 26 Unit Bagian Airsoft Gun (Popor), 13 Unit Slide Airsoft Gun Pistol, 5 Unit Handgrip Airsoft Gun, 1 Box Aksesoris Airsoft Gun (Charger, Senter)," jelasnya.

Sementara itu, menurut keterangan pemilik barang mengatakan bahwa dirinya membawa senjata tidak memiliki dokumen perizinan dari Kepolisian Republik Indonesia mengenai pembawaan airsoft gun tersebut.

"Berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1960 tentang Kewenangan Perizinan yang Diberikan Menurut Perundang-Undangan Mengenai Senjata Api, Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik lndonesia nomor 8 Tahun 2012 tentang Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api untuk Kepentingan Olah Raga," terangnya.

"Serta Surat Rahasia Kepolisian Negara Republik Indonesia nomor R/13/l/2005 tentang Pengawasan dan Pengendalian terhadap Peredaran dan Pemasukan Senjata Api/Amunisi dan Peralatan Keamanan Lainnya yang Digolongkan Senjata Api diatur beberapa hal yaitu senjata replika (senjata tiruan) dan senjata mainan (menyerupai senjata api) termasuk dalam golongan Senjata Api karena dilihat dari akibat penggunaannya dapat membahayakan bagi keselamatan jiwa seseorang dan dapat digunakan untuk melakukan kejahatan," imbuhnya.

Tidak hanya itu, setiap pemasukan senjata api dan peralatan keamanan termasuk di antaranya senjata tiruan/mainan/replika yang tidak ada Izin dari Kapolri tidak diizinkan masuk ke Indonesia.

"Sehubungan dengal hal di atas, maka atas barang yang ditegah berupa 109 pieces bagian air soft gun serta pemilik barang berinisial E diserahkan kepada Polres Bandara Soekarno Hatta," pungkasnya. (Sly/Gun)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners