Rekomendasi

Sepakat Deadline Satu Bulan, PT RUM Sanggup Atasi Bau Limbah

Jumat, 19 Januari 2018 : 20.30
Loading...
SUKOHARJO - Alotnya dialog antara perwakilan aksi damai warga terdampak bau limbah dengan pihak pabrik PT Rayon Utama Makmur (RUM) akhirnya tercapai kesepakatan. Disaksikan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, kesepakatan dibacakan Ketua DPRD Sukoharjo Nurjayanto, Jum'at (19/1/2018).

Usai sholat Jum'at berjamaah, dengan di daulat berdiri diatas kendaraan yang dijadikan panggung orasi, Nurjayanto membacakan satu-persatu isi kesepaktan dihadapan ribuan massa peserta aksi di halaman gedung dewan.

Poin kesepakatan adalah, PT RUM bersedia menghilangkan dampak bau yang dihasilkan dari limbah sesuai baku mutu lingkungan dengan melibatkan tim independen dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dan tim independen lain yang bersedia bergabung.

Berikutnya, upaya menghilangkan dampak bau akan dilaksanakan dalam waktu satu bulan sejak kesepakatan ditandatangani. Apabila dalam waktu satu bulan belum dapat menghilangkan bau, PT RUM bersedia menghentikan sementara proses produksinya sampai dengan membuat Instalasi Sulfure Acid (H2SO4) Recovery.

(Baca juga: ribuan massa gelar aksi damai tuntut pt rum hentikan operasional)

Usai pembacaan kesepakatan, dengan penjagaan ketat aparat dari Polres Sukoharjo yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Iwan Saktiadi, massa akhirnya bersedia membubarkan diri, meski beberapa belum puas dengan materi kesepakatan.

Sebelumnya, dalam dialog yang berlangsung di ruang paripurna DPRD Sukoharjo sejumlah perwakilan massa menginginkan bau PT RUM segera hilang. Keinginan mereka hanya satu yakni, kembali menghirup udara bersih.

"Kami harap dalam pertemuan ini ada kejelasan jadwal, kapan masalah ini (bau limbah) dapat diatasi. Intinya kami minta kejelasan waktu," tegas salah satu perwakilan massa aksi damai.

Ketua DPRD Sukoharjo, Nurjayanto menyatakan, terkait masalah bau yang ditimbulkan PT RUM butuh dicarikan solusi. Menurutnya, sejauh ini PT RUM telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi munculnya bau menyengat yang menggangu warga..

"Ini sesuai dengan surat pemberitahuan yang disampaikan pihak PT RUM kepada Bupati beberapa hari lalu," tandasnya. (Sapto Nugroho/gun)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners