Rekomendasi

Tak Mau Babak Belur, Mahmud MD Ogah Maju Pilkada Jatim

Jumat, 05 Januari 2018 : 21.25
Loading...
YOGYAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD mendapat pinangan dari partai politik agar maju sebagai salah satu kandidat dalam Pilkada Jawa Timur. Namun, dia dengan tegas menolak pinangan itu.

"Saya engak mau, engak mau itu soal selera saja," katanya pada wartawan di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jum'at (5/1/2018).

Ada tiga Parpol yang sudah meminangnya, mulai dari Gerindra, PAN, dan PKS. Mahfud tidak ingin dicalonkan poros tengah sebagai calon alternatif meski elektabilitasnya dinilai cukup tinggi.

"Pilkada Jawa Timur itu sudah mengkristal pada dua calon, Gus Ipul dan Khofifah. Persiapan mereka sudah cukup matang dan lama," katanya.

Mahfud melihat poros tengah calon alternatif itu lebih pada kepentingan parpol yang belum mencalonkan. Dia mengambarkan jika berada dalam ringkaran parpol yang belum mencalonkan tersebut.

"Kalau saya tidak mencalonkan, saya ikut siapa," katanya dengan nada tanya.

Mahfud memberi contoh pada Partai Gerinda jika mau ikut ke Saiful Yusuf, dia tidak sejalan dengan PDIP di Pusat. Begitu juga jika ikut ke Khofifah, sejak awal konsen Kofifah tidak sejalan dengan parpai ini.

"Sehingga memunculkan calon ketiga, calon sendiri. Menang atau kalah, dia menang secara politik, tapi yang dicalonkan ini yang babak belur," katanya dengan tawa.

Celakanya, kata Mahfud, jika parpol itu hanya mengusung, tanpa memberi suport dana dalam Pilkada. Sehingga calon tersebut yang harus mencari dukungan dan dana dalam kampanye untuk meraih suara agar menang. (dab/irawan)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners