Rekomendasi

Tegakkan Perda, Satpol PP Segel Penambangan Galian C Ilegal

Selasa, 16 Januari 2018 : 16.18
Satpol PP Sukoharjo di bantu anggota Polsek Bulu, Polres Sukoharjo menyegel penambangan galian C ilegal di Dukuh Tileng, RT 01/RW 03, Desa Sanggang, Kecamatan Bulu. (Sapto Nugroho)
SUKOHARJO - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo dibantu anggota Polisi Polsek Bulu Polres Sukoharjo menyegel lokasi penambangan galian C ilegal di Dukuh Tileng, RT 01/RW 03, Desa Sanggang, Kecamatan Bulu.

Aktivitas penambangan tanah urug liar menggunakan alat berat tersebut diduga telah berlangsung beberapa waktu. Saat diperiksa, ijin disebutkan diperoleh dari Pemerintahan Desa dengan melibatkan warga setempat.

"Dari Pemerintah Desa memberikan ijin secara lisan dengan keperluan untuk membuka akses jalan dan itu bukan kewenangan dari Desa,' kata Kepala Satpol PP Sukoharjo, Heru Indarjo, Selasa (16/1/2018)

Meski para pelaku sebagaian merupakan warga setempat, namun karena tidak mengantongi ijin resmi maka oleh petugas gabungan lokasi penambangan langsung ditutup dengan memasang pita segel.

"Apalagi ada informasi dari warga kalau hasil tanah yang dikeruk dijual Rp. 100 ribu /truk untuk digunakan proyek pembuatan jalan," imbuhnya.

Satpol PP Sukoharjo di bantu anggota Polsek Bulu, Polres Sukoharjo menyegel penambangan galian C ilegal di Dukuh Tileng, RT 01/RW 03, Desa Sanggang, Kecamatan Bulu. (Sapto Nugroho)
Atas penyegelan yang dilakukan, Senin (15/1/2018) kemaren, kepada pengelola tambang jika masih berkeinginan melanjutkan dipersilahkan terlebih dulu mengurus perijinan sesuai prosedur yang berlaku. "Kita tutup sampai ada pengurusan ijin terkait,"tegas Heru

Sementara, Kapolsek Bulu, Polres Sukoharjo, AKP Sarwoko, saat dihubungi menambahkan, dalam hal penyegelan tambang galian C liar ini, pihaknya membantu mengamankan pelaksanaan penyegelan dari Satpol PP Sukoharjo.

"Kami hanya membantu mengamankan, kewenangan kegiatan sepenuhnya dari Satpol PP," pungkasnya. (Sapto Nugroho/Gun)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners