Rekomendasi

Warga Yogya Bakal Gelar Renungan di Depan Patung Jenderal Soedirman

Kamis, 11 Januari 2018 : 21.30
Loading...
ilustrasi (foto:tokopedia)
YOGYAKARTA - Sejumlah elemen masyarakat di Yogyakarta dan sekitarnya pada Minggu (14/1/2018) malam pukul 19.00 WIB siap menggelar tirakatan dan renungan di sekitar patung raksasa Panglima Besar Jenderal Soedirman di Alun-alun Utara, Yogyakarta.

Kegiatan yang digelar di seputar Patung Jenderal Soedirman tersebut, sekaligus menandai berakhirnya pameran Menandai Indonesia dengan menampilkan sejumlah patung karya seniman patung Yusman.

Pameran yang digelar pada tanggal 20 Desember 2017 sampai 10 Januari 2018 tersebut, puncaknya pada Minggu (14/1/2018) malam.

Pemrakarsa KRMT Indro Kimpling Suseno mengatakan munculnya ide atas momentum terpajangnya patung raksasa Pangsar Soedirman ditandu oleh 14 pasukan tentara dan rakyat Indonesia di masa- masa gerilya Pangsar Soedirman ini bermula dari bincang-bincang para tokoh masyarakat dengan sejumlah elemen yang ada di Yogyakarta.

Sebab, lanjut Kimpling panggilan akrab KMT Indro Kimpling, apa yang dipamerkan itu bukan sekedar patung istimewa tapi lebih dari itu. Patung-patung yang menceritakan sejarah bangsa ini, bisa menjadi inspirasi para kawulamuda dalam membangun bangsa.

"Patung karya Yusman ini, tidak sekedar menjadi insipirasi. Tapi lebih dari itu, karena makna yang terkandung di balik patung menggambarkan suasana batin atas perjuangan para pahlawan bangsa mengorbankan jiwa raga dalam arti sesungguhnya. Ini karya yang cukup spektakuler,'' ujar Kimpling, Kamis (11/1/2018).

Panglima Besar Soedirman dengan menyandang sakit paru-paru parah, tapi tetap terus memimpin pasukan dan menggelorakan perang melawan penjajah di sepanjang lebih dari 1000 kilometer rute gerilya Panglima Jenderal Soedirman.

"Itu perjuangan yang sungguh luar biasa," katanya menjelaskan. Para pahlawan dan pejuang bangsa, sejatinya telah memerdekakan serta menyiapkan tempat bagi anak bangsa untuk hidup berkecukupan sampai saat ini.

Cita-cita Soedirman untuk mewujudkan kemerdekaan serta kemakmuran dan kesejahteraan bagi warga bangsa Indonesia, tak pernah hilang sampai akhir hayatnya.

Malam renungan yang dikemas secara sederahana bernuansa gotong royong tersebut, menampilkan berbagai tokoh lintas profesi dan diikuti sejumlah elemen masyarakat Yogyakarta, pelajar dan mahasiswa.

''Melalui renungan ini, kami berharap mampu mengingatkan kembali para pejuang bangsa yang gugur di medan perang. Tugas kita sekarang adalah mewujudkan cita-cita beliau untuk merawat, menjaga, melindungi, menyuburkan Tanah Air Indonesia tercinta,'' tambahnya.

Hadir dalam acara ini, Danrem 072 Pamungkas, Brigjen TNI Fajar Setiawan SIP, Danlanud Adisutjipto, Yogyakarta, Marsma TNI Ir Novyan Samyoga MM, Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri, Ketua IKAL DIY Sugiyanto H Semangun, seniman dan budayawan serta pelaku seni yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya. (dab/rahayu)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners