Rekomendasi

Adu Yel-Yel Warnai Pengambilan Nomer Urut Dua Paslon di Karanganyar

Selasa, 13 Februari 2018 : 21.10
KARANGANYAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, o melakukan pengundian nomor urut peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 di gedung DPRD setempat, Selasa (13/2/2018).

Pasangan Rohadi-Ida Retno Wahyuningsih, yang diusung PKS dan Partai Gerindra, mendapatkan nomor urut 1.Nomor urut 2 menjadi milik pasangan Juliyatmono-Rober Christanto, yang diusung, PDIP, Golkar, PKP, Demokrat, PPP, PAN dan Hanura.

Pengundian nomor urut tersebut, mendapat penjagaan ketat aparat kepolisian Polres Karanganyar.

Sebelum pengundian nomor urut, KPU meminta kepada dua calon wakil bupati mengambil nomor di dalam akuarium. Pengambilan nomor ini, untuk menentukan yang menentukan pasangan mana lebih dulu mengambil nomor urut terlebih dahulu.

Dari pengambilan tersebut, Ida mendapatkan nomor 1,sedangkan Rober mendapatkan nomor 10. Hal ini berarti, pasangan Rohadi Widodo - Ida Retno Wahyuningsih mendapatkan giliran pertama untuk mengambil nomor urut.

Rohadi diminta untuk mengambil nomor urut, dan mendapat nomor 1. Sedangkan Juliyatmono-Rober Christanto mendapat nomor urut 2. Usai pengambilan nomor urut, Juliyatmono, mengatakan, nomor urut dua tersebut sesuai dengan keinginannya.

"Saya sudah memohon kepada Allah agar diberikan nomor dua. Nomor dua memiliki filosofi sebagai pasangan. Seperti roda ada dua di depan dan belakang. Kemudian ada dunia akhirat. Ada keseimbangan berjuang bersama memajukan Karanganyar, dan filosofi ini mengamanatkan untuk dua periode," tandasnya.

Terpisah, Rohadi Widodo mengungkapakan, bahwa nomor satu merupakan sebuah anugerah dari Allah. Nomor tersebut menjadi pertanda bahwa dirinya akan menjadi pemimpin Karanganyar. Menurut Rohadi, nomor satu menunjukkan konsistensi dari pasangan Rohadi-Ida.

"Dulu nomor dua (wakil bupati) sekarang jadi nomor satu (bupati). Nomor satu juga menunjukkan konsistensi kami dalam memperjuangkan masyarakat," jelas Rohadi.

Dalam pengambilan nomor urut tersebut, diwarnai aksi yel-yel dari para pendukung. Para pendukung dua pasangan petahana terus memeriahkan yel-yel untuk calon mereka masing-masing.

Adu yel ini pun sempat membuat suasana di dalam ruang paripurna menjadi riuh, karena keduanya saling sahut dalam memeriahkan yel-yel mereka. (Iwan Iswanda/martin)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners