Rekomendasi

Alumni Lemhanas Ingatkan Sejarah Lambang Negara 68 Tahun Silam

Rabu, 07 Februari 2018 : 21.53
Loading...
YOGYAKARTA - Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI Komisariat Daerah Istimewa Yogyakarta (IKAL DIY) bakal gelar aksi untuk memperingati 68 tahun lahirnya Garuda Pancasila sebagai lambang Negara Indonesia.

Aksi itu sebagai salah satu upaya untuk ingatkan kembali sejarah kebesaran bangsa ini. Berbagai eleman masyarakat bakal dilibatkan, seperti dari UPN, JNN, UNU, Senkom Mitra Polri, Djokdjakarta 45, PARFI, Pemuda Nusantara, Pramuka, PWK III, Menwa, IKPMD, dan PODJOK.

Lebih dari 1000 orang turut serta dalam kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 11 Februari 2018 nanti di sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta.

Event itu terselengara atas kerjasama Komunitas Djogja 45 dan GERAK PANCASILA. Aksi yang juga menjadi daya tarik wisata ini dimulai Pukul 16.00 Wib dengan upacara di Jl. Abu Bakar Ali dilanjutkan long march sampai Titik Nol. KM Yogyakarta.

Berbagai atraksi disuguhkan, seperti Senam Garuda Pancasila dari Komunitas Line Dance Minggu Pagi (car free day), Parki (komunitas senam), dan Ledek Gogig. Selain itu akan disajikan photobooth sejarah tentang lahirnya Garuda Pancasila serta pembagian sticker kepada masyarakat di Kawasan Malioboro.

Ketua Panitia Kegiatan, Widihasto Wasana Putra mengatakan, tujuan kegiatan adalah untuk mengingatkan kembali bangsa Indonesia, terutama generasi muda tentang sejarah lahirnya Garuda Pancasila sebagai lambang Negara Indonesia.

"Jangan sampai generasi bangsa Indonesia melupakan sejarah dan melupakan jasa-jasa pahlawan yang berjuang untuk meraih kemerdekaan," katanya dalam Rapat Panitia Bersama 'Peringatan 68 Tahun Lahirnya Garuda Pancasila Sebagai Lambang Negara' di Sekretariat IKAL DIY, Jl. Gamelan Lor 6, Panembahan, Kraton, Yogyakarta.

Sasaran kegiatan ini lebih ditekankan partisipasi atau keterlibatan anak muda, dengan harapan agar acara bisa menjadi transportasi simbolik serta menjadi peristiwa alegoris dan mengolah simbol menjadi pengalaman estetik.

Penekanan dari aksi ini adalah sisi ideologis, edukatif, dan dikemas dengan menarik. Ketua IKAL DIY, Sugiyanto Harjo Semangun menuturkan, fenomena melunturnya nilai-nilai kebangsaan masyarakat, khususnya generasi muda saat ini cukup memperihatinkan.

Diantara yang menjadi kajian IKAL DIY, fenomena mencuat lantaran adanya kecenderungan banyaknya sejarah bangsa yang terlupakan oleh generasi muda.

"Saat ini banyak generasi muda yang ahistory dengan sejarah bangsanya sendiri. Saya berharap Aksi Peringatan 68 Tahun Lahirnya Garuda Pancasila sebagai lambang Negara Indonesia ini akan menjadi tontonan yang menggugah kembali ingatan kita akan betapa besarnya jasa dan pengorbanan para pahlawan dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan, serta memotivasi kita semua untuk memajukan bangsa Indonesia," katanya. (dab/gun)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners