Rekomendasi

BNNP Jateng Rilis TPPU Hasil Transaksi Narkoba Persekongkolan Bapak-Anak

Kamis, 01 Februari 2018 : 15.56
Loading...
Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Tri Agus Heru merilis pengungkapan tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil transaksi narkoba dengan dua tersangka, bapak-anak. (foto: Sapto Nugroho)
SUKOHARJO - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah merilis hasil pengembangan pengungkapan kasus tindak pidana transaksi narkoba berupa praktek pencucian uang (TPPU) dengan tersangka dua orang berstatus Bapak-Anak.

Ketua BNNP Jateng, Brigjen Pol Tri Agus Heru saat menyampaikan rilis dengan mengkeler dua tersangka dilokasi penangkapan di Dukuh Jatimalang RT 05/RW 02 Desa Joho, Kecamatan Mojolaban, Kamis (1/2/2018) menyebutkan, kasus dengan tersangka bernama Sutrisno alias Babe ini diungkap 27 Januari tahun lalu di Stasiun Balapan Solo..

"Dari tangan tersangka (Sutrisno) di dapat barang bukti berupa sabu seberat 1 kilogram," ungkap Tri.

Menariknya, dalam pengembangan penyelidikan, Sutrisno rupanya melibatkan anak kandungnya, Sulistyowati (perempuan) yang membantu kelancaran transaksi narkoba melalui M-Banking. Tak hanya itu, aliran dana hasil transaksi tersebut ditampung melalui rekening pribadi Sulistyowati.

"Dia (Sulistyowati) Sempat menjadi buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).Namun akhirnya anak Sutrisno ini berhasil diamankan di Jatimalang RT 5/RW 2 Joho, Mojolaban pada 10 Oktober 2017 lalu," terang Tri.

Tersangka Sutrisno alias Babe meskipun posisinya didalam lembaga Pemasyarakatan (lapas) namun masih bisa mengendalikan peredaran narkoba dan mendapatkan pasokan barang dari Jakarta.

"Meski sudah dalam lapas, Sutrisno masih harus menghadapi persidangan dua kasus lagi yang keduanya sudah P21," imbuh Tri. Terhadap kasus yang menjerat Bapak-Anak tersebut, melalui putusan Pengadilan Negeri Sukoharjo Tim BNNP Jateng sudah mendapatkan surat penetapan penyitaan aset tersangka.

Adapun barang bukti yang disita diantaranya, dua bidang tanah dan bangunannya, senilai masing-masing Rp 200 juta atas nama Sulistyowati dan satu unit sepeda motor. Sel;ain itu, uang dalam tiga rekening senilai Rp 218.950.000 juga atas nama Sulistyowati.

"Yang pasti (dari penyidikan) aset yang kini disita merupakan hasil perputaran uang dari bisnis narkotika," tandas Tri.

Akibat persekongkolan ini, mereka (Bapak-Anak) terancam jerat pasal 3 junto pasal 10 subsider pasal 4 junto pasal 10 UU No tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (Sapto Nugroho/Gun)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners